Advertisements

Menyewa & Menyetir Mobil di Inggris & Scotland, UK (May-June 2019)

Untuk transportasi keliling Inggris hingga Skotlandia, maka pilihan kami adalah dengan menyetir mobil sendiri. Pertimbangan itu diambil karena biaya train antar kota cukup mahal di sana. Selain itu untuk menuju area pedesaan Inggris yang menjadi salah satu highlight tujuan kami, tidak ada transportasi umum, jadi mau ga mau harus pake mobil sendiri atau ikut tour yang pastinya juga mahal. Lagipula pengalaman positif kami menyetir mobil di Canada menjadi daya tarik untuk mengulanginya lagi. Ini adalah pengalaman kedua kami menyewa mobil dan menyetir mobil di luar negeri. Yang pertama adalah tahun 2018 yang lalu saat kami traveling ke Canadian Rockies, Canada. Sama seperti pengalaman yang pertama, kami menghabiskan waktu di London dahulu beberapa hari, baru kemudian menyewa mobil untuk perjalanan jarak jauhnya.

Berikut kami share beberapa poin penting jika ada yang mau melakukan road trip di Inggris dan sekitarnya seperti kami.

Tidak harus memiliki SIM Internasional 

Berbeda dengan Canada, untuk menyetir di UK kita bisa menggunakan SIM Indonesia. Namun untuk kami yang punya SIM Internasional, jadinya justru hanya memperlihatkan SIM Internasional nya saja tanpa memperlihatkan SIM Indonesia.

Memilih Supplier Sewa mobil

Kami menggunakan situs http://www.arguscarhire.com (sama seperti yang kami pakai tahun 2018 di Canada). Jadi vendor ini seperti pihak ke-3 yang bekerjasama dengan beberapa supplier penyewaan mobil. Supplier yang kami pilih kali ini adalah Budget, yang merupakan anak perusahaan Avis. Bukan yang paling murah, namun brand nya terkenal, harganya cukup kompetitif dan memliki review yang bagus menurut kami. Yang paling murah adalah supplier lokal yang reviewnya kurang bagus. Dengan booking melalui vendor arguscarhire, harga sudah termasuk : breakdown assistance, unlimited mileage, CDW (Collision Damage Waiver), Theft waiver, dan Third party liability protection. Free cancelation juga loh.

Dalam perjanjian sewa mobil, tercantum bensin full to full. Jadi saat pick-up bensin dalam keadaan full dan nanti saat kembalikan mobil bensin juga dalam keadaan full. Biaya sewa mobil harus dibayar dengan kartu kredit atas nama driver utama. Tidak bisa pakai cash atau debit.

Kami pesan economy compact car (Fiat 500, Hyundai i10, atau setara), transmisi manual, untuk 10 hari seharga €211.88 (kurang lebih Rp. 3,5 juta). Pick-up dan Drop off di Heathrow Airport, London. Untuk rental mobil di Inggris, mayoritas mobil yang ditawarkan adalah transmisi manual, berbeda dengan Canada yang semuanya transmisi automatic. Ada sih yang automatic, tapi harganya jadi sangat mahal. Lalu kali ini drivernya hanya Jeff saja, Diana fokus jadi co-pilot untuk navigasi.

tunggu shuttle bus di heathrow, menuju ke kantor Avis-Budget

Lokasi pengambilan mobilnya ternyata berjarak sekitar 10 menit dari terminal 2 Heathrow Airport. Kami harus naik shuttle Avis-Budget dari basement terminal 2. Ternyata hal ini berlaku untuk semua perusahaan rental mobil yang lain. Jadi kami melihat beberapa shuttle dari rental2 lain. Sampai di kantor Avis-Budget, kami harus antri sekitar 15 menit sebelum dilayani karena banyaknya customer yang mau sewa mobil. Sambil antri, ada satu staf wanita yang menawarkan kopi atau teh buat para pelanggan. Bagus juga pelayanannya. Kami memperoleh mobil Hyundai i10, warna putih. Mobil mungil yang sesuai untuk kebutuhan kami.

Mengembalikan mobil setelah dipakai juga sangat mudah. Ikuti jalur ‘return car’ sejak dari dekat Heathrow. Nanti setelah sampai di lokasi yang sama dengan pemngambilan mobil, akan dicek oleh petugas sekitar 2 menit. Yang dicek adalah : body luar mobil, odometer, isi bensin dan apakah kita mengembalikan mobil tepat waktu atau terlambat. Beres !  Over all, kami sangat puas dengan Budget. Total perjalanan kami yang tercatat pada petugas adalah 9 hari dan 23,6 jam (pas sewa 10 hari) dengan jarak tempuh 1.095 miles.

Oya, ada satu kejadian yang waktu di Canada tidak kami alami. Jadi saat mengurus administrasi pengambilan mobil, petugas tidak lagi menanyakan apakah mau menggunakan asuransi tambahan atau tidak, melainkan langsung memasukkan semua asuransi tambahan tersebut dalam perjanjian. Petugas lebih memfokuskan pada hal-hal lain, seperti pengisian bensin full to full, lalu telpon yang perlu dihubungi jika ada masalah, dsb. Salahnya adalah kami juga tidak jeli dan Jeff langsung mengiyakan semuanya serta menandatangani nya. Ketika sampai di mobil, baru Diana baca2 lagi dan kaget kenapa biaya yang tercantum 2 kali lipat dari yang seharusnya. Akhirnya Jeff balik lagi ke counter dan menanyakan hal tersebut. Untung akhirnya mereka mau menghapus semua biaya asuransi tambahan tersebut, sehingga biaya kembali seperti perjanjian awal. Legaaaa… Untung ketauan sebelum mobil keluar dari tempat parkir sewa mobil. Perlu extra hati-hati memang untuk hal seperti ini.

Cek Kondisi Awal Mobil

Setelah beres administrasi, kita akan mendapatkan surat perjanjian dan 1 buah kunci mobil yang ada di dalam mobil. Kemudian diinformasikan lokasi mobilnya di lapangan parkir. Kita cari sendiri dan cek sendiri kondisi awal mobil. Silakan foto kondisi awal mobil sebagai pegangan kita. Jika ada yang penyok / rusak, segera laporkan kembali ke pihak rental.

Antrian di Avis-Budget dan mobil kami selama 10 hari

Yang perlu difoto/dicek :

  1. Body luar (apakah ada yang penyok atau cat tergores). Harusnya cukup jelas terlihat karena kondisi mobil sudah dicuci oleh pihak rental.
  2. Odometer awal apakah sama dengan yang ada di surat perjanjian.
  3. Kondisi ban, letak dongkrak dan kunci ban.
  4. Lampu : kabin, sign, lampu dekat, lampu jauh, lampu rem
  5. Bensin : posisi tangki bensin, cara membuka tangki bensin, indikator bensin di panel mobil (apakah sudah full seperti di perjanjian).
  6. Fungsi AC, fungsi audio.
  7. Kondisi mesin di bawah kap mesin mobil : Air wiper, oli, dsb.

Jika foto dengan menggunakan gadget, aktifkan ‘location’ agar ada data lebih detail mengenai waktu dan tempat kita foto mobil tersebut.

Aturan Mengemudi dan Berlalu Lintas

Di UK, posisi setir ada di sebelah kanan, sama persis seperti di Indonesia. Tentunya ini sangat memudahkan kami dalam beradaptasi. Namun yang perlu diperhatikan bahwa kecepatan yang dipakai di UK, adalah dalam satuan mile per hour (mph), bukan kilometer per hour. Walaupun begitu, di odometernya ada 2 satuan, yaitu mile dalam ukuran angka yang lebih besar dan km dalam ukuran angka yang lebih kecil. Lampu kecil di mobil kami akan menyala secara otomatis di siang hari jika kita menyalakan mesin mobil. Tetapi kami perhatikan ada juga mobil yang tidak menyalakan lampu. Tidak wajib rupanya.

Situasi menyetir di Inggris dan Canada sangat berbeda jauh. Jika sudah memasuki daerah countryside/pedesaan, jalanan di Inggris biasanya kecil2 dan hanya bisa untuk satu jalur kendaraan untuk setiap arahnya. Kita pun tidak bisa sembarangan berhenti di pinggir jalan, baik di highway nya maupun di jalan biasa.

Dalam perjalanan di Inggris, sangat sering dijumpai roundabout, yaitu bundaran yang mengatur arus lalu lintas dari berbagai arah. Contoh paling gampang untuk membayangkannya adalah bundaran Hotel Indonesia (HI) Jakarta. Di sana juga banyak persimpangan mobil yang memiliki lebih dari 3 arah. Kalo pakai traffic light, kebayang macetnya seperti apa karena harus menunggu giliran jalan.

Sedikitnya ada 3 jenis roundabout yang kami jumpai, yaitu :

  1. Roundabout tanpa traffic light dengan ukuran besar (mirip bundaran HI) dan kadang kala ada yang tidak kelihatan arah yang lain (misal ada gundukan tanah dan pepohonan)
  2. Roundabout tanpa traffic light di mana roundaboutnya digambar di jalanan dalam bentuk lingkaran putih (kita bisa melihat ke semua arah). Untuk ini betul2 ga kelihatan ada benda yang menjadi patokan roundaboutnya yah, jadi bayangkan saja. Kadang kita melihatnya seperti pertigaan biasa saja, ternyata di aspalnya ada lingkaran putih.
  3. Roundabout dengan traffic light (ini yang paling gampang buat diikuti)

Aturan utama di roundabout : saat mendekati roundabout, mobil harus berhenti total dan melihat ke arah kanan. Mobil dari arah kanan memiliki hak untuk jalan terlebih dahulu. Jika sudah sepi, barulah kami boleh jalan. Awalnya agak canggung, namun akhirnya mahir juga di roundabout. Kalo kami sudah jalan, maka mobil2 di first exit, second exit dan berikutnya akan berhenti total sampai mobil kita lewat. Jadi ga perlu nengok ke kiri kalo di Inggris, karena mobil di sebelah kiri pasti berhenti. Beda sama di Indonesia yang kalo di bundaran perlu lihat kanan dan kiri, hehe..

Untuk mengetahui teknik berputar di roundabout, silakan cari di youtube. Di situ banyak video tentang tata cara menyetir di roundabout. Di sini, kecepatan mobil termasuk tinggi. Jangan sampai keliru karena bisa menyebabkan kecelakaan beruntun yang fatal. Sementara untuk di perempatan di traffic light, sama saja dengan di Canada di mana mobil yang berjalan lurus, mendapatkan prioritas terlebih dahulu daripada yang berbelok

Jika ada sign ‘GIVE WAY’ baik di papan maupun jalanan, berbentuk segitiga terbalik, artinya harus mengutamakan kendaraan lain terlebih dahulu. Kita harus sabar menunggu sampai jalanan sepi.

Sign Give Way dan National Speed Limit

Aturan kecepatan maksimum berkendara yg berlaku nasional (National Speed Limit) adalah sebagai berikut (dalam mile per hour) :

  1. Urban Speed Limit adalah 30 mph (malah ada yang hingga 20 mph di area2 tertentu). Ini biasanya jika mendekati perumahan penduduk.
  2. Single Carriage Way (jalan 2 arah tanpa separator, hanya garis putih di tengah) adalah 60 mph
  3. Dual Carriage Way (jalan 2 arah dengan separator/pembatas tegas berwujud) adalah 70 mph
  4. Motorway Speed Limit adalah 70 mph. Motorway/Highway biasanya memiliki 2-4 lajur.

Aturan Speed Limit ini berlaku ketika ada sign dengan strip hitam miring seperti di gambar. Jangan coba2 dilanggar, karena banyak Speed Cameras. Ga mau kan dapat surat tilang dari kepolisian setempat.

Tanda yg sering dijumpai : Peringatan speed camera dan tanda tidak ada bahu jalan (untuk berhenti) 400 yard ke depan

Jalan Bebas Hambatan / Motorway

  • Motorway yang kami lalui sepanjang rute London, Bath, Edinburgh dan kembali ke London semuanya gratis. Jadi seperti jalan arteri biasa saja. Yang berbayar adalah jika menuju Cardiff-Wales, namun kami tidak menyetir ke sana, melainkan menggunakan train dari Bath.
  • Kita hanya bisa berhenti di rest area pinggir jalan (disebut “services” di petunjuk jalan) atau masuk kota persinggahan yang ada. Petunjuk jalan cukup jelas.
  • Biasanya motorway memiliki 2 hingga 5 lajur. Lajur paling kiri adalah bahu jalan (disebut hard shoulder) namun di beberapa tempat tidak ada. Jika melaju secara lambat, ambillah lajur paling kiri. Di sini, para pengendara cukup tahu diri. Jika sudah menyalip dari sebelah kanan, mereka akan segera pindah ke lajur kiri. Jadi ga ada yang cuek aja berada di paling kanan padahal jalannya lambat. Jalur kanan memang khusus hanya untuk menyalip saja.

Aturan Parkir

Kami sudah membaca beberapa review mengenai repotnya masalah parkir di UK dan terbukti kami mengalaminya.

Garis kuning double di aspal sisi jalan artinya dilarang parkir. Setiap kota punya lokasi parkir khusus, biasanya cukup strategis di tengah kota dan cenerung mahal. Untuk yang lebih murah atau bahkan gratis, bisa parkir pinggir jalan secara paralel yang ada tanda boleh parkir atau tidak ada tanda sama sekali. Ada juga parkir disediakan khusus bus, khusus orang dengan handicap/disable (gambar kursi roda) atau khusus loading barang. Ga boleh parkir di situ ya.

Lama parkir maksimum biasanya tertera di papan parkir yang ada di pinggir jalan. Biasanya diikuti ketentuan tidak boleh balik parkir lagi di situ untuk berapa lama ke depan. Ini untuk parkir gratis.

Dari jam 11 pagi hingga 5 sore, boleh parkir gratis maksimal 1,5 jam. Tidak boleh balik parkir lagi di situ dalam 2 jam setelah meninggalkan tempat parkir.

Untuk parkir bayar, tarif bisa dibaca di mesin pembayaran parkir. Yang menarik dan berbeda dari Indonesia adalah :

  • Kita bayar parkir di awal pakai coin (ga bisa uang lembaran). Di beberapa tempat katanya ada yg terima credit card, tapi kami sih ga ketemu sepanjang perjalanan). Ada yg bisa juga pakai app, tapi kalo untuk turis sptnya pilihan paling umum ya coin.
  • Setelah masukkan coin akan keluar struk, struk diletakkan di dashboard mobil. Jadi lumayan bolak balik nih : mobil-meteran parkir-mobil lagi (taro struk di dashboard).
  • Kita harus mengukur sendiri kita mau bayar parkir untuk berapa lama karena bayarnya di awal.
  • Tarif parkir 2 jam akan lebih mahal daripada tarif parkir 1 jam dikali 2. Begitu seterusnya. Karena orang kan ga mau repot bolak balik ke mobil untuk perpanjang parkir. Saat mau ke Windsor Castle, kami cukup berjuang untuk cari parkir yang ga terlalu mahal karena semua parkiran di area Windsor itu mahal. Kami pilih 4 jam dan harus bayar sebesar £7. Padahal jika parkir 1 jam hanya bayar £1,6. Umumnya parkir di Inggris itu £1,1-1,6 per jam, kecuali di Heathrow tarifnya £4,2 per 30 menit. Gile ya, mahal banget parkir di Inggris.

Jika parkir di area parkir supermarket, ada yang gratis ada yang bayar. Jika bayar, seringkali kita bisa menunjukkan potongan struk parkir tersebut ke kasir dan nanti akan dikembalikan uangnya dalam bentuk potongan nilai belanja.

Di depan rumah CS Edinburgh. Parkir gratis hanya bisa 30 menit saat pagi hingga sore hari. Kalo di luar jam tercantum bebas parkir.

Perlu perhatikan di mana kita bisa parkir mobil menginap saat menggunakan akomodasi hotel, hostel, airbnb atau pun couchsurfing.  Karena tidak semua tempat tersebut menyediakan parkir atau bisa ada parkiran mobil di depan rumahnya.

Saat di Bath menggunakan airbnb, kami bisa parkir menginap di pinggir jalan besar depan rumah dan host nya mendaftarkan nomor kendaraan mobil kami sebagai mobil tamu. Jika ketahuan bukan mobil tamu namun parkir menginap di situ, maka akan kena tilang.

Saat di Edinburgh menggunakan Coushsurfing, kami bisa parkir di pinggir jalan besar depan rumahnya namun hanya malam hari. Pagi harinya harus pindah parkir agak lebih jauh ke samping yang tidak ada papan aturan parkirnya.

Cara Pengisian Bensin

Semua pompa bensin (gas station) tidak dilayani oleh petugas, jadi kita harus self-service. Kita isi dulu bensin, baru bayar ke kasir yang biasanya berada di dalam toko. Sebutkan nomor pompa dan kemudian bayar, baik dengan cash atau kartu kredit.

Mengoperasikan Mesin Pompa Bensin

  1. Seperti di Indonesia, di setiap pompa, ada layar yang mencantumkan harga dalam £ (poundsterling) dan satuan liternya. Walaupun dalam odometer mobil adanya satuan mpg atau mile per gallon yang menyatakan perbandingan 1 gallon bisa mencapai jarak berapa mile.
  2. Kemudian kita tinggal masukkan nozzle ke dalam tangki bensin. Silakan ukur sendiri mau beli berapa liter atau berapa poundsterling. Kami sih biasanya memilih pembulatan poundsterling saja biar gampang bayarnya.

Tips membeli bensin

Beli bensin saat tangki tinggal setengah. Ga usah pusing dengan brand supplier nya, semua sama saja. Yang lebih penting diketahui adalah harga bensin ditentukan oleh lokasi dan bisa berfluktuasi setiap harinya. Shell kelihatannya lebih mahal dibandingkan brand lain (dan lebih sepi jadinya). Di UK, SPBU yang di dalam motorway juga biasanya lebih mahal dibandingkan yang di jalan biasa di dalam kota.

Ada 2 macam SPBU :

  1. Yang memang bergerak di bidang SPBU seperti BP (British Petroleum), Esso, Shell dan lain2.
  2. Beberapa supermarket memiliki SPBU nya sendiri seperti Sainsbury (salah satu retail yang paling sering kami temui), Coop, Morrisons, dsb. Infonya sih lebih murah tapi tergantung lokasi juga.

Kami berikan gambaran harga bensin berdasarkan pengalaman kami (petrol unleaded 95) dari awal hingga akhir perjalanan :

Di Moreton-in Marsh  : Euro Garages – £.1,329/liter

Di Durham                  : Shell – £.1,459/liter (ini yang paling mahal karena shell dan terletak di rest area motorway rute Cotswolds-Edinburgh)

Di Alnwick                   : CO OP – £.1,339/liter (punya jaringan supermarket COOP, rute Cotswolds-Edinburgh)

Di Edinburgh              : BP Express – £.1,289/liter

Di York                        : Morrisons – £.1,237/liter

Di Egham                   : Texaco – £.1,329/liter (isi bensin full tank sebelum mengembalikan ke Heathrow esok paginya)

Penggunaan bensin selama perjalanan kami sangat hemat. Sekitar 1 : 18, artinya 1 liter untuk 18 km. Saat di motorway, kami usahakan mengemudi dg kecepatan maksimal secara konstan di 60-70 mph dan terbukti membantu penghematan bensin. Jarak tempuh perjalanan kami total 1.095 miles dan menghabiskan 95,40 liter bensin senilai £.125,88.

Hal-Hal Lain

Mengedipkan lampu jauh di UK, artinya memberikan kesempatan kepada mobil dari arah berlawanan untuk jalan terlebih dahulu. Ingat ! Hal ini “berlawanan” dengan di Indonesia di mana jika mengedipkan lampu jauh, artinya dia yang meminta jalan dan meminta mobil dari arah berlawanan untuk berhenti.

Para pengendara yang kami temui di sini memiliki tata krama berlalu lintas yang jauh lebih baik daripada di Indonesia. Mereka cukup tahu diri dengan kondisi jalanan dan malah sering memberikan kesempatan kepada kami untuk jalan terlebih dahulu. Kami cukup melambaikan tangan saat berpapasan sebagai tanda terima kasih dan merekapun melakukan hal yang sama.

Untuk perjalanan dari Heathrow sampai Edinburgh dan kembali lagi ke Heathrow, kami menggunakan google maps. Terbukti sangat membantu, terutama untuk jalan2 kecil di area pedesaan yang memang tidak ada petunjuk jalan jelasnya. Perkiraan durasi perjalanan yang ada di google maps, biasanya harus dilebihkan sekitar 1 jam karena ada kemungkinan kita berhenti di rest area atau mobil tidak bisa terlalu cepat, kemungkinan nyasar (kami mengalami beberapa kali) dan lain sebagainya.

Keseluruhan rute perjalanan kami menyetir 10 hari adalah sebagai berikut :

  • Heathrow – Windsor (parkir bayar) – Egham
  • Egham – Salisbury (parkir bayar) – Stonehenge – Bath (parkir 2 malam, naik train pp ke Cardiff)
  • Bath – Castle Combe – Bibury – Bourton on the water – Stow on the wold – Bourton on hill – Moreton in marsh – Chipping Campden – Hidcote
  • Hidcote – Stratford upon avon (parkir bayar) – Bishop Thornton/Harrogate
  • Harrogate – Fountains Abbey – Edinburgh (parkir 3 malam, naik bis ke pusat kota)
  • Edinburgh – York
  • York – Egham
  • Egham – Heathrow

Secara umum, untuk menjelajah pedesaan Inggris memang lebih baik menggunakan mobil kecil karena jalannya yang kecil2 dan parkir yang sulit. Tetapi untuk antar kota yang jaraknya jauh dan menggunakan motorway/highway, pakai mobil kecil jadi cukup lambat di jalan, karena angin kencang membuat mobil agak bergoyang jika melaju kencang. View sepanjang jalan kebanyakan adalah padang rumput dengan domba, sapi, atau kuda. Untuk perjalanan dari Inggris menuju Scotland, menyusur pinggir laut, jadi ada pemandangan yang berbeda. Untuk dalam kota, sangat tidak disarankan membawa mobil, hehe..

Mobil kecil untuk jalan kecil dan parkir sempit, hehe..

Untuk kisah perjalanan selengkapnya, bisa baca di Great Britain, UK : 25 May-10 June 2019 (persiapan).

Advertisements
Categories: 2015-2019, Artikel, England, EUROPE, Other, Scotland | Tags: , , , , | Leave a comment

Post navigation

We love your feedback !

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: