Posts Tagged With: pantai

Tanjung Lesung : 30 Juli-1 Agustus 2020 (part 2)

Day 2

Breakfast

Jam 7 pagi kami menuju restoran untuk sarapan. Cuaca cerah, angin segar sepoi2, pemandangan pun bagus banget, dari restoran bisa lihat gunung krakatau di kejauhan. Baru kami saja nih di restoran, betul2 tidak ada orang. Bahkan petugas restoran pun tidak ada. Padahal untuk teh, kopi dan jus nya semua sudah ready di meja buffet. Sampai akhirnya kami coba telpon ke front office lewat telpon di restoran, barulah 10 menit kemudian ada petugas yang datang.

Sarapan di sini menu nya ala carte, jadi memilih antara : nasi goreng (dengan ayam goreng+telur mata sapi), bubur ayam, mie goreng, mie kuah atau american breakfast (telur/omlet, 2 sosis, kentang, dan toast). Silakan pilih dan pesan ke petugas. Nanti diantar ke meja. Untuk minum tadi sudah ada di meja buffet, bisa ambil sendiri.

Kami pesan nasi goreng dan american breakfast. Nasi gorengnya cukup pedas ya walau pas tanya dibilangnya ga pedas. Rasanya standar saja untuk sarapan. Setelah selesai makan, akan diberikan buah potong. Oke, sudah kenyang sekarang. Saatnya memulai aktivitas.

Continue reading

Categories: 2020-2024, ASIA, INDONESIA, Java | Tags: , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Tanjung Lesung : 30 Juli-1 Agustus 2020 (part 1)

Update News 

Setelah postingan terakhir kami di Februari 2020 mengenai aplikasi Visa USA, ternyata dunia mendadak berubah karena adanya pandemi COVID-19 (Corona Virus Disease). Kami tidak bisa pergi ke USA seperti rencana awal. Jangankan traveling, semua orang di semua belahan dunia tiba-tiba harus diam di rumah. Sejak pertengahan Maret 2020, semua orang bekerja, sekolah, bahkan ibadah dilakukan dari rumah. Hal yang tidak pernah terjadi dalam hidup kami. Jika pun bepergian keluar rumah hanya untuk kepentingan yang mendesak.

Rencana traveling otomatis dibatalkan. Kami tidak mengalami kerugian materi, karena memang pas belum sempat membeli tiket apa pun. Tumben banget memang, biasanya kami beli tiket pesawat itu jauh-jauh hari. Tapi karena belum yakin visa USA disetujui, makanya kami belum membeli tiket. Setelah visa disetujui, kami sebetulnya segera berburu tiket, namun waktu itu mencari yang tidak transit di China (sebagai negara yang pertama kali terjangkit COVID). Setelah beberapa saat mencari, ternyata kemudian COVID mulai menyebar ke berbagai negara sampai akhirnya masuk ke USA dan saat itu kami sudah memutuskan untuk menunda keberangkatan kami ke USA. Apalagi visa USA berlaku 5 tahun, jadi santai saja deh, menunggu situasi lebih kondusif.

Melihat perkembangan COVID yang ternyata tidak juga mereda dan diprediksi akan berlangsung cukup lama, maka kami pun memutuskan untuk tidak melakukan traveling di tahun ini untuk tujuan ke luar negeri. Untuk tahun depan pun kami masih melihat perkembangan di awal tahun 2021.

Nah, tapi kan kelamaan di rumah juga jenuh ya. Butuh refreshing. Akhirnya di akhir Juli 2020 ini kami memberanikan diri untuk memulai traveling lagi. Pemerintah juga sudah mulai membuka pariwisata, walau tetap harus menjalankan protokol kesehatan. Sementara tujuannya masih domestik saja. Bahkan untuk kali ini, kami memilih tujuan wisata yang masih 1 propinsi dari domisili kami, yaitu Banten. Continue reading

Categories: 2020-2024, ASIA, INDONESIA, Java | Tags: , , , , , , , , | Leave a comment

Bali : 15-17 Jan 2019 (Sanur & Safari Park)

Prolog

Baru 10 hari Diana pulang ke rumah dari Harbin trip bersama orangtuanya, eeh.. sudah pergi lagi nih ke Bali. Kali ini bersama teman-teman kerjanya, tanpa Jeff lagi. Waduh, bukan bermaksud sengaja nih. Untuk kepergian ke Bali ini, Diana dan 3 rekannya sesama psikolog (Felicia, Luisa dan Tyas) pergi gratis dalam rangka gathering tahunan yang diadakan oleh Kayross Consulting. Psikolog juga manusia yang perlu liburan kan, hehe. Semuanya dibayarin kantor, mulai dari tiket pesawat, akomodasi, makan hingga wisata di Bali. Dikasi uang saku pula. Asyik kan ?! Semua dari kami yang pergi ini sudah berkeluarga loh, jadi kami semua harus meninggalkan suami (dan anak) di Jakarta. Ga papa lah ya, cuma sebentar kok. Biar suami (dan anak) nya mandiri, hehe.

Perjalanan selama 3 hari 2 malam ini fokus pada 2 tempat saja. Yang pertama menginap di Grand Inna Bali Beach, di pantai Sanur dan yang kedua menginap di Mara River Safari Lodge, resort yang ada di dalam Safari Park Bali.

Day 1 

Pesawat Air Asia berangkat tepat waktu dan tiba lebih awal dari jadwal. Mantap dah. Begitu tiba di bandara Ngurah Rai, kami makan dulu di Ayam Betutu Khas Gilimanuk yang ada di airport. Ada paket 50 ribuan dengan isi yang cukup lengkap. Hanya saja makan di sini dikenakan tax dan service yang mahal yaitu 21%, waaah… udah kaya hotel aja, sayang amat. Setelah makan, kami naik grab menuju hotel Grand Inna Bali Beach. Di sini ada private beach milik hotel yang sangat luas, indah,  bersih dan sepi. Pemandangan pantai ini bisa dilihat dari balkon kamar loh. Keren banget !

Perjalanan ke Bali

Continue reading

Categories: 2015-2019, ASIA, Bali, INDONESIA | Tags: , , , , , , , , , , | 1 Comment

Western Canada : 12-24 June 2018 (part 2 – Vancouver)

Lanjutan Day 2 – arrive Vancouver, Capilano Suspension Bridge

Kami tiba di Vancouver pada hari yang sama dengan keberangkatan dari Hong Kong karena perbedaan time zone. Saat mendarat di airport sebelum imigrasi, sempat ada pemandangan menarik yaitu akuarium dengan air warna biru cerah berisi ubur2 besar berwarna kuning cerah yang bergerak cukup lincah. Sangat mencolok dan menarik. Rupanya itu sebagian dari koleksi Vancouver Aquarium, yang segaja ditempatkan di airport sebagai bentuk promosi.

Untuk imigrasi, ternyata Vancouver Airport menggunakan Primary Inspection Kiosk. Jadi kita diarahkan ke mesin2 yang berjejer untuk scan paspor, foto wajah, mengisi data traveling dan deklarasi custom (barang bawaan) secara digital. Ada staf yang akan membantu mengarahkan kita ke mesin yang available (ada lampu hijau). Pengisiannya cukup mudah dan 1 mesin bisa untuk input data 1 keluarga. Setelah diisi lengkap, nanti akan keluar kertas print out. Simpan baik-baik ya.

Masih ada cara manual  tapi sedikit sekali jumlah penumpang yang melalui cara ini. Bagi yang sudah mengisi secara digital, akan antri menghadapi 4 petugas imigrasi yang berdiri berjajar. Jadi seperti penjaga pintu, bukan seperti petugas imigrasi yang biasanya duduk di kotak2 tersendiri. Silakan berikan passport dan kertas print out tadi kepada mereka. Nanti mereka akan tanya2, misalnya berapa lama di Canada, mau ngapain, nanti naik apa, nginep di mana, dsb. Kalo mereka sudah yakin kita dipersilakan lewat. Jadinya ga ada cap di paspor. Kertas print out tadi akan dikembalikan kepada kita. Jangan dibuang dulu karena ada satu pengecekan terakhir sebelum keluar dari airport. Continue reading

Categories: 2015-2019, AMERICA, Canada | Tags: , , , , , , | 3 Comments

Nusa Dua, Bali : 19-21 May 2017

Prolog

Setelah liburan ke Bali tahun 2015 yang diadakan kantor Jeff, sebetulnya kami belum ada rencana untuk ke Bali lagi. Namun tanpa diduga, ada tawaran dari Accor Vacation Club untuk menginap di Bali dengan harga sangat menarik. Menginap 2 malam di Hotel Novotel Nusa Dua Bali seharga Rp.990.000,- saja. Padahal untuk hotel bintang 5 tersebut, harga semalam nya mencapai 2 juta rupiah. Waaah… menggiurkan nih. Memang ada syarat untuk mendengarkan preview program karena ini bagian dari program marketing mereka, tapi rasanya ga masalah ya.

Kami pun memilih tanggal. Selain mencari yang bukan long weekend supaya tidak terlalu ramai di tempat tujuan, kami pun mencari yang berdekatan dengan wedding anniversary kami. Kapan lagi bersantai di resor mewah dengan harga murah nih. Selanjutnya mencari tiket pesawat untuk ke Bali. Dapatlah promo Air Asia di tiket.com seharga Rp.1.100.000,- pp per orang. Lumayanlah untuk harga weekend. Pergi Jumat siang dan pulang Minggu malam, jadi tidak perlu cuti. Kali ini tidak ada itinerary, karena tujuannya menikmati fasilitas hotel dan bukan menjelajah Bali. Continue reading

Categories: 2015-2019, ASIA, Bali, INDONESIA | Tags: , , , , , , , , , , , , | 10 Comments

Lombok : 21-24 April 2017

Prolog

Sebetulnya kami sudah pernah ke Lombok, bisa dilihat di buku “Pasangan Traveling” dan di trip Lombok tahun 2013. Di situlah kami mengenal mba Elly melalui couchsurfing. Dari kenalan, menginap di rumahnya, ternyata interaksi kami berlanjut. Mba Elly adalah salah satu orang yang men-support launching buku Pasangan Traveling dengan menyediakan door prize berupa 1 buah Mutiara Lombok dan 2 voucher menginap gratis di Sembalun, di penginapan yang dikelolanya saat ini. Wow ! Baik banget mbak yang satu ini ya..

Kami sendiri belum pernah ke Sembalun, yang dinobatkan sebagai Destinasi Honeymoon Halal terbaik di dunia tahun 2016. Sembalun merupakan salah satu tempat awal pendakian ke Gunung Rinjani. Jadi ketika mba Elly mengundang kami untuk datang ke sana, tentu kami menyambut dengan senang hati. Kami memanfaatkan libur hari Senin sehingga bisa dapat long weekend tanpa harus cuti. Berangkat Jumat sore dan pulang Senin malam. Pengaturan perjalanan kedua kami ke Lombok tentunya dengan tempat dan aktivitas yang berbeda dengan trip pertama di 2013.  Continue reading

Categories: 2015-2019, ASIA, INDONESIA, Lombok | Tags: , , , , , , , , , , | Leave a comment

Thailand-Phuket : 26-30 December 2016 (part 2)

Day 3

Hari ini, kami ikut James Bond Tour / Phang Nga Bay Tour. Jam 8 pagi kami dijemput dengan mobil travel menuju dermaga. Kali ini jalannya melewati rute yang berbeda dengan kemarin. Waktu perjalanan sama, sekitar sejam. Tempat operator kali ini tidak sebesar kemarin, namanya 2-sisters company berlambang penyu. Hanya rumah pangung kayu ala kadarnya dan agak kumuh. Saat kami masuk, nama kami didata dan diberikan pita warna merah di pergelangan tangan untuk membedakan grup.

dermaga-2Di tempat ini pun tersedia snack ringan dan minuman. Tapi tidak ada obat anti mabok dan tidak ada briefing. Speed boat kami ternyata bersandar di dermaga sebrang rumah tsb. Speed boatnya kecil, kapasitas 20 orang, motornya pun hanya ada 2. Peserta kali ini ada bule, India, sekeluarga Indonesia (sama dgn yang kemarin), dan juga wisatawan dari Arab.

Awalnya speed boat menyusuri sungai kecil sepanjang kurang lebih 2 km dengan kecepatan yang rendah. Kiri kanan adalah hutan mangrove. Sungai ini menyambung ke laut lepas. Sampai di laut lepas, barulah kecepatan speed boat ditambah. Untuk para penumpang, disediakan air mineral dalam gelas, soft drink kaleng, minuman nata de coco, dan juga biskuit lapis selai nanas. Continue reading

Categories: 2015-2019, ASIA, Thailand | Tags: , , , , , , , , , | 14 Comments

Thailand-Phuket : 26-30 December 2016 (part 1)

Prolog 

Musim di Thailand itu ada 3. Hot, cool dan monsoon (hujan). Hot itu dari Mar-Jun, Cool dari Nov-Feb, sedangkan hujan itu tergantung lokasi. Untuk wilayah laut andaman (Phuket, Krabi, dsk) itu di bulan Jun-Oct. Sedangkan untuk wilayah Gulf Cost (Samui, dsb) itu di bulan Nov-May.

Karena itulah liburan akhir tahun di Phuket rasanya paling pas. Sementara di tempat lain lagi hujan, kita bisa liburan ke pulau tanpa hujan dan cuaca nya cukup adem. Namun perlu siap2 karena itu adalah high season di Phuket, tentu harga2 jadi mahal dan suasana nya di sana bakal rame banget.

Kali ini kami pergi ber-4, bareng dengan 2 adik Jeff, yaitu Jennifer dan Jasmine. Kami ber-4 belum pernah ada pengalaman ke Thailand, jadi bakal seru nih 😉 Persiapan awal tentu beli tiket pesawat. Kami naik Tiger Air yang walaupun promo tapi karena akhir tahun tetap mahal jatohnya. Harga sekitar 3 juta untuk pp Jakarta-Phuket, transit Singapore. Jadi nanti pas pulangnya bisa mampir jalan2 dulu di Singapore, sekalian lah. Kalo melewati hari natal atau tahun baru, harganya lebih mahal lagi. Jadi kami pilih di antaranya.

phuket-1Untuk akomodasi ternyata Phuket cukup murah, apalagi kalo booking jauh2 hari. Kami pesan Paksaa Boutique Hotel di area Patong beach. Total THB.3196 untuk kamar isi 2 orang selama 4 malam. Lumayan murah kan ? Semalam nya ga sampe 300 ribu rupiah per kamar, untuk kelas hotel di musim high season. Hotelnya baru dan lokasinya strategis lagi. Mantap !  Continue reading

Categories: 2015-2019, ASIA, Thailand | Tags: , , , , , , , , , | 8 Comments

Europe (near) Scandinavia : 1-15 July 2016 (part 8 – Finland : Helsinki & Porvoo)

Finland sebetulnya bukan termasuk negara Scandinavia. Namun kami mengunjungi Finland sebagai penutup dari trip Scandinavia kami. Finland lebih tepat digolongkan ke dalam Nordic Country, negara di Utara Eropa. 

Day 12 continued…

tibaAkhirnya kami tiba di negara asal Handphone Nokia ini. Aaah… negara Eropa terakhir yang kami kunjungi sebelum kami kembali ke Indonesia. Masuk ke Helsinki melalui sea port dan tidak ada pemeriksaan imigrasi. Ada satu kata di dalam gedung sea port yang langsung menarik perhatian. Kata “Exit” atau “keluar”, dalam bahasa Finland adalah “ulos”. Padahal di Indonesia “ulos” adalah kain khas dari tanah Batak. Haha..

Di luar sea port sudah ada beberapa remaja sukarelawan yang memakai rompi hijau dengan tulisan Tourist Information. Mereka akan membantu penumpang atau turis yang baru tiba, mendapatkan informasi mengenai tourism di Helsinki.

Kalo di buku visitor guide, mereka disebutnya The Helsinki Helpers. Keren banget deh. Berarti Helsinki serius nih menggarap potensi pariwisatanya. Bravo ! Silakan minta peta turis Helsinki ke mereka dan juga minta buku DISCOUNT COUPONS. Isinya adalah berbagai macam voucher discount di berbagai tempat belanja dan restoran di Helsinki dan kota sekitarnya. Termasuk Porvoo, kota kecil yang sudah ada dalam itinerary kami. Ada juga voucher untuk rental sepeda, dsb. Ambil saja dulu, nanti silakan lihat siapa tau ada kupon yang berguna.

Continue reading

Categories: 2015-2019, EUROPE, Finland | Tags: , , , , , , , , , , | 4 Comments

Manado-Bunaken : 5-8 May 2016

Prolog

Biasanya kalo ada long weekend itu kami tidak pergi jauh2. Entah menikmati sepinya Jakarta atau kalau pun ke luar kota yang bisa dicapai mobil saja. Tapi kali ini cukup istimewa, karena long weekend nya 4 hari : Kamis-Jumat-Sabtu-Minggu dan tidak perlu cuti sama sekali. Wow ! Sayang banget ya kalo cuma di rumah. Sayangnya sampai 2 bulan menjelang long weekend, kami masih bingung mau kemana.

Tau sendiri, kalo long weekend tiba2 semua harga tiket pesawat jadi mahal. Tiket kereta api habis. Mau pergi naik mobil kalo agak jauh pasti kena macet parah. Akhirnya setelah berusaha browsing2 berbagai alternatif, terpilihlah Manado-Bunaken sebagai tujuan liburan kali ini. Yeay !

Alasannya :

  1. Harga tiket pesawat pp masih cukup terjangkau : 1,9 jt pp/org (harga long weekend)
  2. 4 hari mestinya cukup untuk explore Manado & Bunaken (walau ternyata sangat ga cukup)
  3. Kami belum pernah menginjakkan kaki di pulau Sulawesi
  4. Kami suka snorkeling, dan belum pernah menikmati Taman Laut Bunaken yang terkenal itu.

Continue reading

Categories: 2015-2019, ASIA, INDONESIA, Sulawesi | Tags: , , , , , , , , | 10 Comments

Blog at WordPress.com.