Akhirnya tiba juga hari di mana kami akan berpetualang ke Alaska, salah satu negara bagian USA yang spektakuler pemandangan alamnya. Untuk tanggal liburan kami, hanya ada 1 cruise yang akan berlayar ke sana yaitu NCL Bliss. Cruise lain umumnya baru berlayar sekitar bukan Mei. NCL Bliss adalah salah satu cruise terbesar yang dimiliki oleh NCL dan didesain terutama untuk tujuan Alaska. Untuk naik cruise, kami berangkat dari Pier 66, tidak jauh dari Pike Place Market yang kami kunjungi kemarin.
Jika ingin tahu terkait harga dan pemesanan cruise ini, bisa baca di persiapan perjalanan dan itinerary ini ya.
Proses check-in dilakukan melalui apps dari jauh-jauh hari sebelumnya. Para penumpang diminta untuk mengisi rencana jam check-in. Check-in bisa dimulai dari jam 10.00 sampai jam 15.00 untuk keberangkatan kapal jam 17.00. Yang penuh duluan terisi adalah jadwal check-in yang paling awal. Rupanya penumpang ingin cepat2 naik kapal, supaya bisa segera menikmati fasilitas kapal. Setelah dipilih, nanti akan ada tag berwarna yang harus ditempelkan di koper atau tas bawaan kami. Warna tag tergantung jam check-in.
Selama di kapal, kami dapat jatah wifi gratis terbatas 150 menit per orang. Ini aksesnya juga dari apps. Nanti bisa ketauan sudah terpakai berapa banyak dan sisa berapa banyak jatah wifinya. Kami irit2 deh ini pakainya, gantian antara Jeff dan Diana untuk berkomunikasi dengan keluarga.
ITINERARY CRUISE
1. Seattle – 15 April
Di Pier 66 sudah ada tempat drop off khusus. Jadi mobil bisa menurunkan penumpang dan kopernya di situ. Nanti koper bisa langsung diletakkan di tempat drop bagasi, di situ juga banyak petugas yang siap membantu. Nantinya koper akan dikirim langsung ke kamar.
Dari situ kami masuk ke dalam bangunan terminal untuk proses pengecekan tiket dan passport, lumayan antri nih. Kemudian dilanjutkan dengan antrian x-ray, ga bisa bawa cairan masuk kapal ya. Buat apa juga sih, kan di kapal makan dan minum melimpah. Lanjut bagian terakhir kami melakukan proses check-in di counter. Di sini, passport kami diambil (disimpan oleh petugas kapal, akan dikembalikan di akhir cruise) dan kami diberikan 2 kartu kamar dengan nama kami masing2. Kartu ini juga berfungsi sebagai identitas pengganti passport, jadi selalu discan setiap masuk dan keluar kapal. Selain itu juga sebagai alat pembayaran selama di kapal atau pun alat validasi di berbagai fasilitas kapal yang nantinya digunakan.
Walaupun cruise ini baru berlayar nanti sore, sudah banyak tamu yang berjalan2 dan menikmati suasana cruise ini. Kami masuk ke kamar pada pukul 11 siang, sengaja mau lunch di kapal memang. Saat kami datang, koper kami belum tiba. Walau tanpa jendela (tipe termurah di kapal), tapi interior cukup oke, fungsional juga dengan banyaknya rak untuk meletakkan barang2. Kamar mandinya juga bersih dan lengkap amenitiesnya. Kamar mandi ini lebih luas daripada kamar mandi di Costa Victoria, padahal dulu kami kamarnya yang balcony. Bisa lihat di cerita Costa Victoria Cruise Singapore (2017).
Di atas ranjang sudah diletakkan 2 tiket shore excursion Juneau yang kami beli lewat NCL. Ada juga Freestyle Daily, booklet hardcopy yang berisi seluruh aktivitas di cruise. Booklet ini akan dikirimkan ke kamar setiap sore hari yang berisi info mengenai keesokan harinya. Jadi para tamu bisa merancang dulu aktivitas2 apa yang ingin dilakukan untuk esok hari. Nah, untuk kali ini jadinya kami sudah dapat booklet untuk hari ini (tgl.15 April), untuk booklet esok hari tunggu nanti sore/malam ya. Selain berupa hardcopy, kita bisa akses juga booklet ini melalui apps.
Cabin crew yang bertugas membersihkan kamar kami namanya mas Wahyu, asalnya dari Jogja-Indonesia. Wah, senang ketemu orang Indonesia nih. Dia bertanggung jawab atas 19 kamar di lantai 5 ini. Kamar kami di lantai 5 merupakan lantai terbawah untuk tamu karena di lantai 3 dan 4 merupakan kamar untuk para awak kapal. Buat kami, lokasi kamar sangat strategis. Sudah pilih dari awal booking sih memang. Lokasi lift tidak jauh dari kamar dan merupakan lantai terbawah untuk lift penumpang sehingga seringkali kami naik lift kosong dari lantai ini ke atas. Naik tangga 1 lantai, di lt 6, itu adalah lobby kapal. Di situ lah tempat customer service, starbucks, 2 restoran ala carte, cafe dan berbagai tempat hiburan lainnya. Iya, ada Starbucks di sini, berbayar ya, karena NCL bekerjasama dengan Starbucks, sehingga di semua cruise NCL ada penjualan Starbucks.
Sekarang kami lunch dulu di Garden Cafe Buffet, lt 16. Jadi mau sekalian explore kapal dari lantai atas ke bawah ceritanya. Saat kami masuk resto buffet ini, ternyata sudah banyak tamu yang makan di sini. Tempat duduknya luas, baik indoor maupun outdoor yang menghadap kolam renang. Pilihan makanan mulai dari appetizer, main menu sampai dessert sangat banyak macamnya. Dari pengalaman kami semua makanan nya luar biasa enak dan jenisnya pun ga kaleng2. Silakan ambil sendiri sepuasnya, sesuai selera masing2. Untuk buffet, selain di lt.16 ini, ad juga di lt.15, yaitu di Observation Lounge. Ini tempatnya lebih tenang, banyak sofa2 santai, tapi jenis makanan memang hanya light meal. Boleh sih buat cemil2 sambil santai gitu kalo mau. Atau bisa juga makanan ambil di lt.16 dan dibawa turun, makan nya sambil santai di lt.15. Atur sendiri aja.
Yuk kita explore kapalnya sekarang. Mulai dari lantai paling atas, lt.20. Kapal ini memang gede banget, bayangin aja.. 20 lantai. Bisa muat 4300 penumpang dan 1700 crew. Keren ya ! Di lantai atas sini masih sepi nih, penumpang kapal sepertinya lagi seru makan siang semua ya.
Dari lantai 20 kami kemudian menyusuri kapal lewat tangga, turun 1 lantai terus explore lagi keliling kapal. Begitu seterusnya. Seru banget, fasilitas di kapal ini betul2 top deh. Berbagai hiburan untuk keluarga ada di sini. Yang basah2an ada 2 kolam renang (anak dan dewasa), jacuzzi ada banyak dan tersebar lokasinya, wahana permainan air Ocean Loop yang menantang adrenalin karena track nya agak “keluar” dari kapal, juga ada area permainan air yang khusus dewasa-jadi ga berisik dengan anak kecil di sini.
Yang tidak basah di area outdoor ada banyak kursi santai, mini golf, gokart (berbayar), laser tag (berbayar), ada juga layar besar di area swimming pool bisa buat nonton film. Sering juga menampilkan video tentang alam Alaska yang keren2. Di seputar kapal ada track untuk jogging juga sih. Nah, sejauh yg kami tau, hanya NCL yang punya circuit balapan gokart terbuka di atas kapal. Untuk main ini orang sampai antri2 daftarnya loh, punya sensasi tersendiri ya !
Di dalam ruangan ada permainan mini bowling dan berbagai mesin permainan kaya di timezone gitulah. Seru abis deh. Buat anak dan remaja ada tempat tersendiri dimana banyak kegiatan di dalamnya dan orang dewasa ga boleh masuk. Mantap !
Menjelang Bliss Sail Away Celebration atau cruise berangkat jam 17.15, para tamu mendekati dan berkumpul di area kolam renang. Perayaaannya mirip dengan waktu kami cruise di Singapore, tapi kali ini tidak ada bunyi horn kapal yang menjadi penandanya. Perlahan cruise meninggalkan Seattle yang indah sore itu. Buat tamu2 yang senang aktivitas dance, ada acara di panggung pojokan kolam renang berupa nyanyi, dance dan bagi2 hadiah.
Di dalam cruise ini ada banyak restoran, ada yang gratis maupun berbayar. Jadi harus tau bedanya ya. Kami bahas yang gratis aja ya. Yang berbayar lumayan banyak juga restonya sih. Untuk yang gratis selain buffet di lantai atas tadi, ada 2 restoran ala carte (menggunakan menu) yang terletak di lt.6. Namanya Taste dan Savor. Menunya sama saja di 2 resto itu, suasana nya juga mirip lah. Ada lagi Manhattan resto dan Local Bar di lt.7. Yang Manhattan hanya buka untuk dinner, menunya sama dengan Taste dan Savor. Sedangkan yang Local Bar buka 24 jam, menu nya beda sendiri, banyak model fast food nya gitu.
Jadi tadi siang kan kami sudah coba makan di Garden Cafe Buffet, trus sempat icip2 snack di Observatory Lounge, nah setelah explore kapal kami makan lagi di Local Bar. Enak juga nih ! Jadi memang bisa makan kapan pun, dimana pun, seberapa sering pun, haha..
Untuk dinner kali ini, kami memilih resto Taste. Kami sudah booking slot jam 19.30 pm. Jadi kita bisa booking restonya melalui apps untuk memastikan dapat tempat. Tapi kalo mau langsung datang juga boleh, cuma kalo sudah penuh ya mesti tunggu sampai ada tempat kosong atau pindah ke resto lain. Kami antri di depan front desk, tap kartu kamar, dan setelah itu akan diarahkan oleh 1 pelayan ke meja. Setelah duduk, kami diberikan menu yang bisa dipilih mulai dari appetizer, main course, hingga dessert. Mau order berapa banyak pun boleh ya, misal mau 2 jenis appetizernya atau mau nambah dessert nya, silakan saja kalo masih kuat perutnya. Kami langsung pesan yang berat2 nih main course nya, steak dan pork ribs. Wuih, rasanya betul2 enaaaak ! Kualitas dagingnya bagus banget, empuk, juicy.
Kenyang makan, kami keliling cruise untuk melihat aktivitas yang ada di malam hari. Kolam renangnya sudah ditutup tapi bisa duduk2 santai kalo mau, banyak lampu2 di area pool ini. Hiburan di kapal ini banyak dan tersebar di berbagai area. Bisa lihat saja jadwal2nya di booklet. Ada club yang menampilkan The Beatles, bisa juga duduk di Atrium untuk lihat performance nyanyi, dance, dan macam2.
Malam ini kami mau mencoba sesuatu yang menarik yaitu Silent Disco di The Social. The Social ini adalah satu club di cruise, tempat hiburan malam yang ada DJ nya. Nah, karena namanya Silent Disco, jadi suasana clubnya sunyi, ga ada musik yang terdengar. Jadi para tamu akan menggunakan headset masing2, dari situlah musiknya terdengar. Musik yang terdengar di headset pun berbeda2 tergantung kita berdiri di posisi mana, lucu ya. Jadi pada saat yang sama, orang di depan bisa dengar musik A, sementara orang di belakang bisa dengar musik B. Jadi kita bisa muter2 dulu, cari musik yg cocok, haha.. Nanti musiknya juga akan ganti2 ya, ga berarti di 1 posisi musiknya akan sama terus.
Nah, kalo kita lepas headset, jadinya kaya liat orang gila.. soalnya ga ada musik tapi orang bisa joget2, loncat2 dan teriak nyanyi2 lagu gitu. Hihi… kita nikmati aja keseruan dan kegilaan malam ini, kapan lagi bisa begini coba ?! Bagus juga sih begini, jadi ga ganggu orang2 lain yah dengan hingar bingar musik seperti di tempat disco pada umumnya. Untuk video2 nya bisa lihat di IG jeffdandiana ya.
Tau ga, di hari pertama ini kami sudah bertemu dengan hampir 10 orang crew Indonesia dengan tugasnya masing2. Ada yg di bar, di resto, housekeeping, macem2 deh. Asalnya juga ada yg dari Bali, Malang, Solo, Yogya, Madura, Bandung, dll. Seru ya, kita jadi ngobrol bahasa Indonesia nih sama mereka. Katanya sih banyak banget crew Indonesia di sini, nomor 2 terbanyak setelah crew Filipina. Oke, kita lihat besok2 ya.
2. At Sea – 16 April
Ini hari kedua kami di atas cruise. Tidak ada chapel untuk bisa beribadah hari Minggu di atas cruise. Padahal dulu di Costa Victoria ada chapel, tapi sayang waktu itu ga melewati hari Minggu. Jadi belum pernah merasakan ibadah di atas kapal nih. Kalo Princess Cruise katanya sih ada chapel nya dan ada ibadah hari Minggunya.
Kami pagi ini breakfast di resto Taste, sama tempatnya seperti semalam. Menu sarapan banyak pilihan dan sangat mengenyangkan. Rasanya juga oke. Diana suka banget dengan egg benedict nya, Jeff suka banget dengan bacon nya. Bahkan untuk minumnya, ketika kami masing2 pesan hot chocolate, ternyata yang datang adalah 2 poci hot chocolate. Jadi 1 orang 1 poci, bukan 1 gelas. Luar biasa, betul2 porsi bule ya ini. Belum kami juga pesan teh, datang juga tuh 1 poci teh per orang. Ditambah lagi jus nya. Wuiih.. minum aja udah kenyang tuh ya.
Jam 10 pagi kami dengerin presentasi tentang Alaska di Bliss Theatre. Ada petugas yang jelasin dan diputerin juga video tentang Alaska. Cuaca hari ini cerah sekali. Kami senang jalan2 di Waterfront. Ini terletak di sisi kiri dan kanan cruise, open area lt.8. Ada banyak tempat duduk maupun sofa2 yang nyaman untuk lihat pemandangan. Bisa merasakan dinginnya cuaca dan kencangnya terpaan angin laut.
Sepanjang hari ini, cruise akan tetap berlayar seharian di lautan. Belum singgah di port/daratan. Ternyata ombaknya lumayan besar dan bergelora. Walaupun kapal ini sangat besar, tapi tetap goyangan nya berasa saat menghantam ombak. Bahkan saat kami berjalan, kami berasa limbung, jadi miring2 gitu. Wah, ga kebayang bisa mengalami hal ini di kapal sebesar ini. Biasanya kalo kapal makin besar makin ga terasa goyang nya. Lalu semakin tinggi posisi kita di kapal, semakin terasa juga goyang nya. Kaya gempa bumi aja lebih terasa di lantai atas kan daripada lantai bawah. Pihak cruise sudah siap dengan kondisi ini dan menyiapkan kantong muntah di ujung2 tangga tempat para tamu lalu lalang.
Makan siang tadinya kami sempat naik ke buffet lt.16, tapi karena lumayan goyang2, jadi akhirnya pilih di resto Savor aja lt.6. Makanan seperti biasa memuaskan, dan kami lebih suka model ala carte begini daripada buffet. Lebih santai aja, ga rusuh, dilayani sama pelayan, ga harus bolak balik ambil makanan sendiri kaya di buffet.
Menjelang sore, kami ke Mandara Spa yang di bookletnya ada kegiatan Hairloss Treatment gratis selama 15 menit. Setelah kami sampai di sana, ternyata bukan seperti yang kami bayangkan. Ternyata cuma konsultasinya yang gratis, sementara treatment nya tetap berbayar. Ya sudah, kami keluar aja, ga tertarik, hehe.. Terus lanjut kami lihat Dance Class di Atrium. Pokoknya lihat berbagai keseruan di kapal, karena kan memang ga bisa kemana2 nih hari ini.
Malam ini kami sudah booking dinner di Manhattan, resto yang belum pernah kami coba nih. Tapi ternyata karena sudah seharian kapal goyang2 dihantam ombak, kami mabok juga nih. Saat sudah pesan makanan, kami mulai mual tidak tertahan. Wah, ga selera makan deh ini sih. Saat makanan keluar, masih kami coba makan tapi ga bisa deh. Perutnya ga bisa kompromi nih. Bukan karena ga enak makanannya, tapi karena perut kami yg ga beres. Akhirnya kami balik ke kamar dan pilih tidur saja.
Hari ini kami selalu bertemu crew Indonesia di semua tempat makan. Jadi kesimpulannya, crew Indonesia banyaknya bukan main di kapal ini. Jauh lebih banyak daripada saat kami cruise yang dari Singapore, lucu ya. Padahal Singapore kan lebih dekat dari Indonesia dibandingkan ini… Alaska… jauh bangeeeeet dari Indonesia.
3. Juneau – 17 April
Kami sebelum jam 6 pagi sudah ke Observatorium Lounge, mau breakfast di sini sekalian lihat sunrise. Pemandangan ke arah luar cruise sangat cerah, jadi kelihatan gunung2 es nya. Pagi ini lautnya sudah jauh lebih tenang, perut juga sudah aman, ga mual lagi. Waktunya menikmati perjalanan yang smooth !
Kalo breakfast di Observatorium Lounge ini, menunya beda dengan yang ada di buffet. Kebanyakan simple, pastry dan cake gitu. Kalo juice, kopi, teh, buah2an tetap ada banyak dan melimpah. Buka dari jam 5 pagi hingga 10 malam. Nah, karena belum terlalu kenyang, jam 9 am kami lanjut makan di The Local Bar & Grill. Masih pesan menu breakfast nih, enak dan kenyang !
Jam 11.30 am kami makan lagi lunch buffet, Perlu makan yang cukup banyak karena pas nanti di Juneau kami akan melakukan beberapa aktivitas di sana. Akhirnya jam 1 pm kami tiba di Juneau, ibukota negara bagian Alaska. Asyik bisa turun ke daratan.
Bersambung ke postingan trip Juneau-Alaska : 17 April 2023
Jam 8.30 pm kami tiba kembali di cruise dan dinner di buffet yang ringkas dan cepat makannya. Pas mau menuju kamar, kami membaca pengumuman di layar digital, bahwa untuk besok turun di Skagway harus daftar shuttle bus. Shuttle bus ini akan mengangkut tamu dari kapal ke area luar port. Wah, baru tau mesti pake shuttle, kirain bisa langsung turun aja seperti tadi di Juneau. Pas mau daftar, ternyata shuttle nya baru start jam 8.30 am dan itu pun sudah full book. Kami baru kebagian shuttle yg jam 10 am. Nah loo… padahal kami sudah daftar ikut tour lokal jam 9 pagi. Kirain keburu karena di jadwal kapal akan berlabuh itu jam 7.00 am. Mana nyangka ada drama soal shuttle kaya gini.
Kami panik dong, bisa ditinggal sama local tour kalo gini caranya. Mana kami booking tour sendiri, ga lewat NCL, jadinya memang harus tanggung resiko sendiri kalo kaya gini. Jadi kami bergegas ke customer service untuk minta bantuan mereka supaya bisa ikut shuttle yang jam 8.30 pagi, tapi ga bisa. Waduh, gawat. Kami akhirnya coba kontak local tour nya lewat instagram, untungnya direspon dengan cepat. Salut untuk Skagway Tour ! Mereka bilang semua peserta tour adalah dari kapal kami, jadi jadwal tour akan menyesuaikan kondisi kapal kami dan kami tidak akan ditinggal. Harusnya shuttle tidak sampai sesiang itu katanya, tapi jika besok ada kendala kami bisa menghubungi mereka kembali. Syukurlah. Just wish for the best for tomorrow !
4. Skagway – 18 April
Sengaja hari ini kami bangun pagi dan jam 6 am sudah breakfast di Local Grill. Masih gelisah karena urusan jam shuttle dan jam local tour yang ga match. Jam 7 am betul kapal sudah sandar. Jam 8 am kami pun ceritanya mau siap2 nunggu turun kapal dan memantau situasi. Saat keluar kamar di lt.5 kami melihat para tamu yang sudah antri untuk ke luar kapal di lantai yang sama. Petugas kapal juga mempersilakan tamu2 untuk keluar kapal termasuk mempersilakan kami keluar. Diana bilang bahwa jadwal shuttle kami jam 10 am dan dijawab oleh petugasnya tidak masalah, bisa keluar kapan saja.
Wow, betapa senangnya hati kami, berarti sistem antrian semalam ga berlaku ya. Hanya untuk mengatur flow penumpang mungkin, tapi ga terlalu kaku. Sama seperti saat booking jam check-in cruise di awal masuk, pas kami check-in sebelum waktunya pun ga masalah. Oke, langsung saja kami ikutan keluar jadinya. Legaaaa banget, keburu nih ikut tour jam 9 am. Karena tour kali ini yg kami pilih itu yg full day tour, sekitar 6 jam dari jam 9 am- 3 pm. Jadi kalo berangkatnya telat sayang banget, pasti ada yang di-skip karena harus balik lagi ke kapal on time kan.
Jadi memang di port Skagway ini ada tebing batu, penuh grafiti nama (kapten) kapal yang pernah berlabuh di Skagway. Tebing ini sudah pernah longsor pertengahan tahun 2022 dan sedang dikerjakan perbaikannya. Saat ini karena berpotensi membahayakan tamu, maka kami harus jalan melewati terowongan kontainer2, agar tidak terkena tamu jika sampai ada batu yang longsor dari tebing. Lalu ada shuttle bus yang disediakan hanya untuk mengantar kami ke ujung port. Ternyata perjalanan shuttle ini tidak sampai 5 menit. Sebetulnya bisa jalan kaki, tapi lagi2 karena faktor keamanan, jadinya saat ini masih harus pake shuttle.
Oya, passport kami kan awalnya ditahan di kapal, jadi kemarin kami sudah minta passport kami ke costumer service. Kami jelaskan bahwa akan ikut tour ke Canada yang butuh passport asli. Oke, mereka meminta sesudah tour langsung dikembalikan lagi ke mereka. Pasti ! Sudah ga sabar untuk menjalani tour yang keren hari ini… kami akan jalan2 sampai ke Yukon-Canada nih. Cari salju lagi !
Bersambung ke postingan trip Skagway-Alaska & Yukon-Canada : 18 April 2023.
Jam 4.30 pm kami sudah masuk kembali ke cruise untuk beres2 dan mengembalikan passport kami untuk disimpan pihak cruise. Karena lapar dan nanti malam sudah booking nonton show, jadi langsung aja lanjut dinner nih. Pilihannya buffet yang bisa puas makan dan sudah buka di jam 5.30 pm. Jam 9 pm kami sudah masuk ke Bliss Theatre untuk show di jam 9.30 pm. Duduknya siapa cepat dia dapat, jadi masih bisa pilih2 tempat duduk yang strategis nih. Show malam ini adalah British Musical Comedy “Six”. Cerita tentang 6 istri dari Henry VIII. Ini show broadway betulan ya, jadi alur cerita dan performance nya sudah paten dan betul2 spektakuler ! Kalian bisa nonton show ini juga di theatre broadway di luar kapal, jadi beda dengan show di kapal lain yang biasanya show biasa buatan mereka sendiri.
Keluar dari theater hampir jam 11.00 pm. Puas banget. Sebelum tidur, kami mampir makan tengah malam aaah.. di Local Grill. Ternyata masih ramai juga orang2 berkeliaran dan makan di kapal nih. Kata pelayan resto (orang Indonesia lagi nih), biasanya resto ini malah rame jam 3 pagi, sesudah pada selesai disco. Wuih, betul2 party all night ya.
5. Glacier Bay – 19 April
Hari ini adalah salah satu highlight Alaska cruise ini. Cruise tidak akan mendarat di port manapun, melainkan akan mengitari Glacier Bay National Park yang merupakan bagian dari Alaska’s Inside Passage. Luasnya 25 juta ha, masuk dalam World Heritage Site dan merupakan salah satu dari World’s Largest International Protected Areas. Luas Glacier Bay sendiri sekitar 3,2 juta ha atau seluas kota Connecticut dan sudah ada sejak 26 Februari 1925. Di sini ada sekitar 1.045 glacier di mana 50 di antaranya memiliki nama. Dua di antaranya akan kita lihat langsung yaitu Margerie Glacier dan John Hopkins Glacier
Salah satu tempat favorit untuk para tamu menikmati Glacier Bay adalah di Observation Lounge. Khusus di bagian paling depan, sofa2 diganti dengan kursi lipat sehingga lebih banyak tamu yang bisa menikmati keindahan alam Glacier Bay. Jika mau dapat tempat duduk yang paling depan, datanglah lebih awal. Bisa menikmati Glacier Bay sambil sambil sarapan juga nih, mantap !
Rata2 tamu membawa kamera dan juga teleskop/teropong. Ada juga penjualan teleskop dari pihak cruise. Katanya sih ada yang lihat polar bear dan deer di daratan samping, pake teropong ya, tapi kami sih ga lihat nih. Dari jam 8-12 am akan ada ranger dari Glacier Bay National Park di Observation Lounge ini untuk memberikan informasi terkait glacier ini. Ada peta juga yang bisa kita baca untuk memperhatikan di mana posisi kita.
Cruise mendekati glacier dan akan berputar untuk berbalik arah. Pada saat ini, akses menuju Front Bow area di lantai 8 yang selama ini tidak boleh dimasuki tamu cruise, dibuka untuk umum. Jadi penumpang bisa berfoto2 dan menikmati glacier dari deck depan kapal. Dinginnya minta ampun dan ditambah dengan angin yang cukup kencang. Ga lama2 deh di deck ini, hihi..
Sepanjang Glacier Bay, kita diapit gunung es besar di kanan dan kiri. Glaciernya sendiri akan terlihat horisontal di antara gunung es, berwarna kebiruan. Seperti jalur air mengalir turun di antara gunung tapi beku gitu. Sesekali bagian depan es yang membentuk glacier akan runtuh karena mencair. Pada saat summer hal ini akan sering terjadi dan menjadi pusat atraksi penumpang kapal. Tapi saat ini masih spring rasa winter, masih beku banget, jadi hanya 1x kejadian pas banget kami lihat saat berada di Front Bow. Amazing !
Oya, di sini kami tidak melihat whales, tapi ada banyak otter (berang-berang) yang berenang di sini. Cuma karena kecil dan dikejauhan, jadi tetep mesti pake teropong kalo mau jelas. Kalo engga cuma kaya ada something yg berenang-renang di lautan… ga gitu jelas itu apa.
Setelah cruise berlayar balik arah meninggalkan Glacier Bay, pemandangan kembali ke lautan lepas. Siang ini kami lunch di Taste. Kemudian kami menikmati acara-acara di dalam kapal seperti lihat game Deal or No Deal, lelang lukisan, ada sale barang2 winter, dll. Kami baru tahu kalo di cruise seperti ini ada tamu penggemar seni dan tiap hari ada saja acara/aktivitas yang berkaitan dengan seni lukis.
Malam ini, kami dinner di Cagney’s Steakhouse. Ini salah satu resto yang seharusnya berbayar. Namun kami mendapatkan jatah free untuk 1x makan di speciality dining, artinya 1x makan di resto berbayar untuk 2 orang. Boleh pilih di resto mana pun dan boleh digunakan kapan pun. Ada resto yang specialitynya makanan Italy, Jepang, Seafood, BBQ, macem2 deh. Nah, kami pilih yg speciality nya steak, mereka menyebutkan Certified Angus Beef di menu nya, mantap ! Tempatnya cukup ekslusif sehingga ada tamu yang datang dengan baju party yang sangat bagus. Jadi kalo ke resto ini ada dress code nya ya, ga boleh pake sandal atau tank top contohnya.
Jadi ini model 4 course meal. Diawali dengan roti. Lalu kita bisa mulai memilih starter, soup/salad, main menu + sauces + sides dan dessert. Semua punya beberapa menu untuk dipilih. Sebetulnya mirip seperti resto ala carte yang biasa kami makan di kapal, cuma ini menu nya lebih “mewah” aja. Untuk sides boleh pilih 2 untuk tiap orang, sedangkan yang lainnya hanya boleh pilih 1.
Ini dia yg kami pilih. Starter : Jumbo Lump Crab Cake & Black Tiger Shrimp Trio (udangnya fresh, gede banget dan manis). Soup : Lobster Bisque (sup cream yang kerasa banget lobsternya) & Baked Onion Soup. Main menu : Rib Eye 16 oz (ukurannya gede banget nih) & Fillet Mignon 8 oz. Sides : Truffle mashed potatoes, parmesan dusted truffle fries, onion rings, creamed spinach. Dessert : Raspberry Creme Brulee & Seven Layer Chocolate Cake (luar biasa tinggi & besar cake slice nya – ada sekitar 15 cm tingginya).
Ini betul2 kenyang abieeeezzz…dan benar2 enak sekali ! PUAS ! Ga salah deh pilih resto ini. Saat selesai makan, kami diberikan bill yang harus ditandatangani. Nilainya USD.209 (setara 3 juta lebih) untuk keseluruhan makanan kami. WOW. Untung saja free ya, kalo engga sih.. mana tahan !
6. Ketchikan – 20 April
Hari ini cruise akan berlabuh di Ketchikan, yang dijuluki sebagai “The Salmon Capital of The World”. Jam 6 am kami sudah sarapan di Local Grill karena jam 7 am cruise sudah mendarat. Pilihan tempat sarapan yang bisa diandalkan jika mau sarapan pagi2 banget. Karena yang lain belum buka, buffet buka jam 7 am sementara di observation lounge yang sudah buka kurang mengenyangkan buat kami, hehe..
Cruise kami mendarat di port yang jauhnya sekitar 7 mil dari pusat kota. Port ini adalah port yang dibangun dan dimiliki oleh NCL. Jadi dari port tersebut kami harus naik shuttle bus ke pusat kota.
Bersambung ke postingan trip Ketchikan-Alaska : 20 April 2023.
Jam 11 am kami sudah tiba lagi di dalam cruise dan suasana cruise masih sepi karena tamunya masih jalan2 di kota. Cuaca yang cerah membuat Jeff tertarik untuk jacuzzi. Kapan lagi jacuzzi di atas cruise dengan pemandangan Alaska. Agak uji nyali juga sih ini, karena di tengah cuaca yang dingin nya sekitar 5 derajat, musti buka baju….brrrr… Diana sih ga mau cari penyakit ya ! Ini aja Diana pake baju 3 lapis dengan jacket tebal loh.
Jeff coba dulu yang jacuzzi karena airnya panas kan. Kalo swimming pool yang air dingin juga ga berani sih. Wah, ternyata enaaak. Walau tetep dingin sih ujung2nya karena kalah air panas nya sama udara dingin, hehe.. Pertama coba jacuzzi yang di area umum dekat pool. Terus pindah lokasi ke tempat yang khusus dewasa (Spice H2O). Di sini ada jacuzzi juga, lebih besar dan ada area shower yang keren karena semburannya dari berbagai arah. Asik nih sepi, serasa private jadinya !
Dekat jacuzzi ada Ocean Loop, seluncuran yang jalurnya melebihi dinding cruise. Menarik juga untuk dicoba. Untuk naik ini ada syarat tinggi dan berat badan, jadi memang untuk dewasa. Buat anak-anak ada permainan air lain yang lebih tidak ekstrim. Seluruh barang seperti cincin dan jam tangan tidak boleh dipakai.
Pertama kita naik tangga ke titik paling atas. Kemudian kita masuk kapsul transparan, kedua kaki disilangkan dan tangan ditaruh di dada. Gunanya untuk mendapatkan momentum kecepatan yang mulus, agar tidak berhenti di tengah2 jalur. Karena jalurnya tuh bukan hanya ke bawah, tapi juga ada yang naik meliuk2 gitu. Seru ya, bisa meluncur naik nanti badannya karena ada daya dorong dari kecepatan sebelumnya.
Sekali main hanya 1 orang. Jadi pas 1 orang depan kita main, dia harus sampai selesai dan keluar dari lintasan dulu baru kita bisa main. Tentunya agar aman dan tidak terjadi kecelakaan. Nah pas sudah siap untuk meluncur di dalam kapsul, tiba2 lantai tempat kaki berjejak terbuka dan langsung kita meluncur dengan kecepatan tinggi, bikin adrenalin naik. Seru banget karena bisa sambil teriak sekencang2nya. Sampai selesai ga sampai 1 menit saking cepatnya. Kalo kuat, boleh diulang lagi. Ada tuh tamu kapal yang sampai addicted, udah lebih dari 4 kali katanya main itu, haha..
Sudah puas main air, kami pun lunch di resto Savor. Cruise berangkat jam 01.15 pm. Setelah lunch kami jalan2 sekitar kapal, menikmati view karena udah mau berakhir loh cruisenya dalam 2 hari ke depan. Ini adalah hari terakhir kami di Alaska. Besok kapal kami sudah memasuki Canada, sudah bukan di USA lagi. Jadi kami mau puas2in menikmati Alaska hari ini !

Bawah kiri : lamb shank yang enak banget lumer di mulut
Untuk dinner, kami memilih Manhattan. Soalnya waktu itu ke Manhattan pas lagi mabok laut, jadi belum sempat menikmati makan enak di resto ini. Untungnya kali ini kami bisa menikmati dinner yang enak di Manhattan ! Malam jam 9.30 pm kami nonton show “Jersey Boys” di Theater. Show ini juga keren banget, diangkat dari film berjudul sama, yang berasal dari kisah nyata tentang grup band rock and roll tahun 60-an “The Four Season”. Lagunya yang beken dan pasti kita tau tuh : Can’t take my eyes of you.
Masuk ke kamar, kami mendapatkan undangan dari cruise untuk besok malam hadir di Social Club bersama para tamu yang diharuskan memiliki visa Canada sebelum cruise mendarat di Victoria. Oke deh. Selain itu penumpang kapal sudah mulai bisa mengambil tag warna koper untuk menentukan jadwal turun kapal saat nanti tiba di Seattle. Jadi karena penumpang nya banyak, maka ga mungkin keluar kapal dalam satu waktu, harus diatur bergelombang seperti saat check-in. Kami cukup mengambil tag warna yang ada di dekat customer service. Nanti bisa pilih warna tag koper sesuai dengan jam check-out yang kami mau. Jam check out diatur mulai jam 7.30 am hingga jam 10.15 am. Kami pilih tag pink dengan waktu keluar kapal jam 8.45 am.
7. Victoria – 21 April
Cruise akan berlayar seharian sepanjang hari ini dan baru akan berlabuh nanti malam di Victoria, Canada. jadi banyak waktu untuk explore cruise sebelum besok hari kembali ke Seattle. Bisa santai nonton film di kamar, bisa ikut berbagai aktivitas yang ditawarkan di kapal, bebas lah. Beberapa hari sebelum ini, di kamar kami sudah diletakkan Canadian Customs Form (E311) yang harus diisi dan dikembalikan ke petugas kapal. Berarti ini akan jadi kali kedua kami masuk Canada selama perjalanan cruise ini, karena sebelumnya pas tour Skagway kami juga sudah masuk Canada, bahkan waktu itu hanya kasi liat passport dan visa di dalam bus, tanpa isi custom form. Untuk cerita pengalaman kami apply visa Canada bisa dibaca di sini ya.
Kali ini breakfast di Taste, mau santai aja sarapannya. Terus kami beli Starbucks di coffee shop nya. Pembayarannya menggunakan kartu kamar dan langsung terhubung dengan kartu kredit kita. Sebetulnya kalo kopi starbucks yang standar kita bisa beli di resto mana saja, tapi kalo mau yang spesial mesti di coffee shop nya. Kami beli yang rekomen, yaitu Caramel Ribbon Crunch Frappucino. Wah, Diana yang ga suka kopi aja lumayan doyan ! Ini pengalaman menarik, beli starbucks di tengah lautan ! Dulu tahun 2018 kami pernah beli starbucks di “the highest starbucks in Canada”, yaitu saat naik gondola di Banff-Canada.
Kami lunch buffet lalu jam 03.15 pm kami nonton Cruise Next Presentation di Atrium. Yaitu promosi NCL ttg rute2 yang mereka di seluruh dunia. Seru aja lihat berbagai destinasi yang bisa dikunjungi dengan NCL cruise ini di seluruh dunia. Bikin kepengen cruise terus nih !
Jam 5 pm kami dinner duluan di Savor karena jam 6.45 pm kami harus berkumpul di The Social urusan visa Canada. Jadi yg masuk Canada nya mesti pakai visa diumpulkan di situ semua. Nama kami didata dan terlihat daftar tamu sekitar 100 orang. Ketemu juga dengan tamu2 lain dari Indonesia, sekitar 12 orang lah. Selain itu ada tamu kebangsaan Malaysia, India, America latin, dll. Di situ kamis emua hanya diminta duduk dan menunggu. Ga boleh keluar dari ruangan itu kecuali mau ke toilet. Tidak ada acara ataupun arahan apa pun dari pihak cruise.
Jam 08.00 pm cruise sampai di Victoria. Waktunya turun nih sebetulnya. Kami semua yang “dikarantina” di ruangan The Social sudah gelisah dan kesal karena tidak ada up date dari pihak cruise. Kami kan semua mau segera turun nih, mana waktu kapal di Victoria itu sebentar banget, cuma dari jam 08.00 pm -11.30 pm saja. Lah, kalo kami ga bisa keluar sekarang terus gimana. Pihak cruise hanya bisa menginformasikan bahwa mereka masih menunggu klarifikasi dan konfirmasi dari pihak imigrasi Canada yang ada di daratan.
Ternyata kemudian ada beberapa tamu asal India yang dipanggil dan mesti menghadap pihak imigrasi Canada. Tapi kami belum bisa keluar juga nih, masih ditahan di ruangan. Ada yang sudah marah2 dan kabur dari ruangan, duh kacau juga nih. Ada yang pasangannya longok2 ke ruangan, bingung. Kasian nih, karena sepasang belum tentu semuanya pakai visa, nah yang ga pakai visa kan sudah boleh turun kapal tapi jadi ga bisa turun karena nungguin pasangannya yang tertahan, masa iya ditinggal.
Akhirnya baru jam 8.50 pm diumumkan bahwa kami semua boleh turun dari cruise ! Ampuuuun deh, ketahan di 1 ruangan selama 2 jam lebih ga bisa ngapa2in ! Asli deh, bete banget. Langsung lah kami balik kamar mengeluarkan koper kami (untuk diangkut porter buat besok mendarat di Seattle), pake jaket dan trus buru2 keluar kapal. Udah jam 9 pm nih, baru bisa keluar kapal, parah ! Ternyata kejadian ini ga cuma dialami penumpang NCL, ortunya Diana dulu naik Princess Cruise juga sama kejadiannya. Artinya masalah bukan di pihak cruise, tapi di pihak imigrasi Canada yang ada di Victoria ! Nasib deh jadi warga negara yang mesti pake visa masuk Canada !
Bersambung ke postingan trip Victoria-Alaska : 21 April 2023.
Malam ini merupakan malam terakhir di kapal. Karena itu penumpang yang passport nya ditahan pihak kapal dapat mengambil passportnya malam ini atau besok pagi. Nah, sebagian besar termasuk kami, tentu ingin segera mengambil passport, karena itu malam ini antrian di guest services nya panjaaaang sekali. Ada yg ambil passport, ada yang membereskan tagihan, ada yang daftar untuk next cruise, macam2 urusan deh. Koper2 penumpang juga sudah diangkut oleh porter kapal ke tempat penyimpanan tadi saat kapal berhenti di Victoria. Besok pagi, koper2 itu akan duluan diangkut keluar kapal sebelum penumpang keluar kapal.
8. Seattle – 22 April
Pagi ini cruise sudah mendarat di Seattle. Semua aktivitas di cruise sudah dihentikan, Untuk breakfast hanya dibuka Savor dan Buffet. Kami memilih Savor karena buffet pasti penuh banget diserbu penumpang. Makan santai terakhir nih di kapal. Selesai makan, kami kembali ke kamar untuk mengambil barang kami yang tersisa. Koper kan sudah diangkut dari semalam oleh porter, nanti tinggal ambil di terminal setelah turun dari kapal.
Untuk check-out mesti antri panjang nih. Ada beberapa pintu keluar. Antriannya berkelok kelok di dalam cruise dan antrian kami sampai melewati tempat kasino dan resto Manhattan yang sudah dikosongkan. Saat melalui imigrasi, hanya dilakukan proses face recognition, jadi kita menghadap kamera dan jika ok, lampu menyala hijau dan kita bisa lewat. Jadi ga pake lihat passport lagi loh. Hebat ! Setelah lewat imigrasi, ambil koper, keluar lah kami dari terminal.
Kami mau langsung lanjut jalan2 ke Pike Place Market, mumpung dekat dan masih pagi. Sekalian mau ke Original Starbucks yang waktu itu keburu tutup karena datang kemalaman.
Bersambung ke : Seattle-USA Part 2
Kisah sebelumnya di Seattle-USA Part 1





















