Advertisements

Batu-Malang : 29 May-3 Juni 2018 (part 2)

lanjutan Day 2 …

Setelah menghabiskan waktu di Eco Green Park, kami segera menuju Jatim Park 2 dengan berjalan kaki. Icon Jatim Park 2 adalah Pohon Inn, hotel berbentuk pohon yang berada di tengah2 antara Museum Satwa dan Batu Secret Zoo.

Pohon Inn

Kami memutuskan makan siang dulu di halaman depan Jatim Park 2. Menurut panduan, waktu yang dihabiskan rata2 orang di museum satwa adalah 1 jam dan di zoo adalah 4 jam. Jadi kami memutuskan masuk ke museum satwa lebih dahulu, baru kemudian menghabiskan waktu di zoo hingga zoo nya tutup. 

Di Museum Satwa terdapat banyak sekali diorama satwa dari seluruh belahan dunia. Replika satwa dibuat dengan sangat baik dan sangat menyerupai aslinya. Ada juga fosil dari hewan langka yang ditata dengan apik.

Museum satwa

Banyak diorama yang diletakkan di dalam kaca, namun karena kaca diletakkan miring ke dalam maka blitz kamera tidak memantul. Saat difoto betul2 sesuai aslinya. Keren banget. Ada juga yang diletakkan di tengah2 ruangan tanpa kaca. Semua dibuat sesuai ukuran aslinya. Kami hanya menghabiskan waktu sekitar 30 menit di tempat ini, karena kami lebih suka binatang “asli”, hehe..

Batu Secret Zoo

Saatnya menjelajah zoo sekarang. Sepertinya ini merupakan highlight nya, karena panduan bilang butuh waktu 4 jam di sini. Wuiih.. spt apa sih isinya ?

Ada area aquarium, dimana kami bisa melihat berbagai jenis binatang laut. Kalo ikan sih sudah biasa ya. Nah, ini ada binatang unik, namanya Kelinci Laut. Yang mau lihat video nya bisa buka fb Pasangan Traveling. Di situ bisa terlihat tingkah lucu kelinci2 ini sedang bermain di antara ikan2 di sekitarnya. Aquarium ini selalu menarik perhatian pengunjung karena rasanya semua dari kita belum pernah liat spesies binatang ini bukan ? Persis spt kelinci darat tapi bisa bermain di dalam air.

Kanan bawah : kelinci laut ??

Biasanya semua spesies akan ada informasi yang ditempelkan di aquarium sebagai edukasi. Tapi yang ini kok tidak ada ya ? Hanya ditulis Kelinci Laut Batu Secret Zoo. Hm.. ada yang aneh. Setelah diperhatikan lebih dari 5 menit, tidak fokus ke kelinci tapi ke sekelilingnya, maka ketahuan deh rahasianya. Hebat ! Namanya juga “secret” zoo.

Di sini juga ada touch pool, kita bisa memegang bintang laut dan ikan2 yang ada di kolam tersebut. Ada spesies unik juga nih, flamingo berwarna orange. Keren2 deh memang binatang di sini.

 

Terdapat area reptil, hewan2 savanah yang hidup di padang pasir, baby zoo, harimau, wah.. lengkap deh untuk ukuran kebun binatang di Indonesia. Hewan2nya banyak dan dalam kondisi baik. Banyak kesempatan membeli makanan hewan jika mau berinteraksi lebih dekat.

Selain hewan, di sini juga ada water park serta permainan/ride untuk segala usia. Ada jelajah 5 benua yang mirip istana boneka, rumah hantu, serta permainan yang menantang adrenalin juga ada. Jadi betul2 tempat wisata yang mengakomodir semua kebutuhan, bukan sekedar kebun binatang.

Kebetulan pas waktunya ada sea lion show. Sekitar 10 menit sebelum waktu show, pengunjung dihibur oleh pertunjukan berang2 yang lucu. Baru kemudian muncul singa lautnya pas di waktu show. Keren, jadi pengunjung ga bosan saat menunggu. Tingkah singa laut ini selain pandai, juga sangat manja dengan pelatihnya. Hampir setiap 1 menit minta dicium. Haduuuh…

Ada wahana “Safari Farm” yang tidak boleh dilewatkan. Walau zoo tergolong tidak ramai karena bulan puasa, namun untuk wahana ini kami sampai antri 30 menit lebih. Ga kebayang deh kalo pas musim liburan gimana tuh. Mungkin juga karena pas bubaran nonton show ya, jadi semua langsung menuju Safari Farm. Kalo begitu, sebaiknya ke Safari Farm sebelum show saja.. supaya antrian ga membludak.

Jeff rebutan wortel sama unta 😉

Untuk menikmati perjalanan safari ini, kita akan naik mobil mirip kereta yang terbuka. Jadi nanti kita bisa berinteraksi langsung dengan hewan2 yang ada. Bisa pegang2 dan kasi makan wortel yang dibeli terlebih dahulu saat antri. Harganya Rp. 10.000,- per satu gelas plastik dan banyak yang beli. Tapi karena ini bukan hewan yang lucu, maka wahana ini jadi mirip wahana rumah hantu karena pengunjung berteriakan, jerit2 ketakutan dan ada anak2 yang menangis. Kami sih jadi tertawa melihat situasi ini. Kasian hewannya padahal jinak dan ga salah apa2.

Jadi hewan2 di sini seperti unta, kuda, rusa, bison, terbiasa diberi makan pengunjung. Maka ketika kereta masuk ke area, para hewan pun langsung mendekat dan menjulurkan mulutnya mencari2 wortel di tangan bahkan tas pengunjung. Ketika pengunjung berusaha menghindari hewan yang ada di sebelah kiri dengan menggeser badan ke kanan, ternyata muncul lagi hewan di sebelah kanan. Huaaaa… seru deh !

Ada juga wahana river adventure, yang ini berkeliling danau buatan menggunakan perahu dan bisa memberi makan pelikan. Ga terlalu spesial karena tidak ada binatang selain pelikan yang berkumpul di dermaga. Banyak ilmu dan wawasan baru yang didapatkan dengan membaca berbagai papan info di zoo ini. Jadi betul2 wisata yang positif. Total waktu hampir 4 jam untuk zoo, termasuk antri wahana 30 menit tapi tidak termasuk permainan dan water park. Pas dengan jam tutup zoo, bahkan toko2 di luar zoo pun sudah tutup.

Jatim Park 3

Sekarang waktunya pindah ke Jatim Park 3 yang buka sampai jam 10 malam. Harus naik grab karena lokasi cukup jauh dari Jatim Park 2. Berbeda dengan Jatim Park 2 yang menerapkan sekali tiket masuk untuk semua wahana di dalamnya, Jatim Park 3 bentuknya berupa mall yang bebas untuk masuk. Namanya Dino Mall. Di dalam mall ini ada berbagai wahana dengan tiket masuknya sendiri2.

Jatim Park 3

Kami makan dulu di Warung Mbok Sri yang terkenal di Batu dan ada cabangnya di dalam mall ini. Rasanya biasa saja sih menurut kami, menu nya juga standar. Setelah itu kami masuk ke Museum Musik Dunia. Diklaim sebagai yang pertama dan terbesar di Asia. Harga tiketnya Rp. 30.000,- per orang setelah discount 40% dari harga normalnya sebesar Rp. 50.000,-

Di sini kita bisa melihat dan mendengar musik2 dari seluruh dunia. Ada display alat musik yang bisa dimainkan dan yang hanya untuk dilihat saja. Ada juga area yang ditandai, dimana jika kita berdiri di situ, maka dari atas akan ada speaker yang memperdengarkan suara alat musik tertentu sesuai dengan video yang ditayangkan di depan kita.

Banyak alat2 musik tradisional dari berbagai negara yang kita pun baru tahu ada alat musik yang seperti itu modelnya. Pengetahuan kami tentang berbagai alat musik pun bertambah. Display dibuat menarik dengan menambahkan atribut tiap2 negara, seperti kostum/baju adat, informasi budaya, penyanyi atau tokoh2 musik, dsb.

Di lantai 2 terdapat zona2 sesuai aliran musik. Mulai dari lagu2 Indonesia jaman dulu, musik jazz, pop, rock, sampai dangdut pun ada. Bahkan kita bisa karaoke-an loh di zona musik dangdut ini. Terdapat display patung lilin tokoh2 musik walau ga semua mirip dengan aslinya, tapi ya lumayan lah, hehe… Ada Celine Dion, Michael Jackson, Eric Clapton, dll. Nah sebenarnya di Jatim Park 3 ini ada satu wahana lain, namanya The Legend Star yang lebih mirip dengan museum patung lilin Madam Tussaud. Kami tidak ke situ, tapi Jeff pernah bersama dengan teman kantornya.

Di lantai 3 terdapat hall besar seperti untuk pertunjukan konser. Ada display perkembangan radio dan music box dari jaman dulu hingga saat ini. Betul2 luar biasa deh.

Sudah malam nih, kita coba 1 wahana lagi deh. Hm.. Infinity Room saja atau disebut Ruang Tanpa Batas, sepertinya seru. Harga tiket normalnya Rp. 30.000,- Tapi karena promo bulan puasa, sehingga discount 40% menjadi Rp. 18.000,- per orang

Infinity Room

Di sini kita tidak boleh membawa barang, jadi semua dititipkan di loker kecuali kamera yang boleh dibawa. Sepatu pun harus dibungkus dengan kain yang sudah disediakan. Karena nanti lantainya semua terbuat dari kaca. Jadi supaya tidak kotor dan tergores kacanya. Oke.

Di sini ada 14 ruangan dengan tema yang berbeda2. Ada yang berisi kaca2 dengan lampu sehingga bisa membuat foto2 yang cantik dan keren. Ada yang berupa ilusi cahaya. Ada yang menggunakan projector sehingga menciptakan gambar bergerak serupa ombak laut di bagian bawah ruangan. Ada juga area dimana kita harus berteriak untuk menyalakan lampu, jika tidak maka ruangan sangat gelap. Rupanya pakai sensor suara nih, keren. Jadilah kita teriak2 sepanjang ruangan supaya lampunya nyala terus.

Sekarang saatnya pulang. Masih banyak wahana yang belum dicoba nih di Jatim Park 3. Oke, besok malam saja ke sini lagi. Hotel kami juga dekat kok dari Jatim Park 3 ini, cocok.

 

Bersambung ke Part 3

LIhat cerita sebelumnya di Part 1

Advertisements
Categories: 2015-2019, ASIA, INDONESIA, Java | Tags: , , , , , , , | Leave a comment

Post navigation

We love your feedback !

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: