Hokkaido Japan (23 Des 2023-1 Jan 2024) part 6: Sapporo-Taiwan (finished)

Day 9 : Sapporo

Kami tiba di Sapporo Station sore hari. Hari ini tgl 31 Desember alias malam tahun baru. Di Sapporo Station banyak toko dan restoran yang sudah tutup. Hanya beberapa yang masih buka dan itupun sebentar lagi akan tutup. Jadi kami pilih resto fast food yang masih buka untuk makan sore dan membeli bekal di minimarket untuk snack malam hari.

Kami kembali check in di hotel Hokke Club Sapporo. Hotel yang sama seperti waktu kami pertama kali datang ke Sapporo Hokkaido part 1: Sapporo Sudah ada satu koper besar kami di sana yang menunggu dijemput, hehe.. Kali ini kami pilih kamar yang lebih kecil daripada saat pertama datang, namun include breakfast. Karena sudah persiapan, katanya di malam dan hari tahun baru hampir semua toko restoran tutup di Sapporo. Kita coba cek ya, apakah hal itu benar.

Kiri dan kanan atas : Sapporo Clock Tower, Kanan bawah : bir Sapporo

Malam ini, kami mau menikmati malam pergantian tahun di Odori Park, di mana sebelumnya ada Christmas Market dan Sapporo White Illumination saat kami datang di malam Natal.

Seperti sebelumnya, kami jalan kaki menuju Odori Park yang cukup dekat dengan hotel kami. Dalam perjalanan kami ke Odori Park atau pusat kota, kami pasti akan melewati Sapporo Clock Tower. Nah pas kami lewat, kok tumben malam2 masih buka, biasanya sore sudah tutup. Lampu2 di dalam dan di halaman Sapporo Clock Tower terlihat lebih terang dari biasanya.

Ternyata menyambut malam pergantian tahun baru, mereka buka sampai jam 2 dinihari tanggal 1 Januari dan gratis ! Tentu saja moment ini tidak kami sia2kan. Kami masuk ke dalamnya, melihat arsitektur dan sejarah tempat ini. Ternyata banyak juga pengunjung lain yang memanfaatkan tiket masuk gratis ini.

Sapporo TV Tower saat pergantian tahun

Dari Sapporo Clock Tower, kami bersama2 dengan warga lokal serta turis lainnya berjalan kaki, mendekati Sapporo TV Tower yang menjadi pusat keramaian pergantian malam tahun baru di Sapporo. Di Odori Park serta sekitarnya sudah banyak orang termasuk kami yang menghadap Sapporo TV Tower. Ada jam digital raksasa yang menunjukkan waktu, sehingga semua orang menunggu jam tersebut berpindah dari 11.59 ke 00.00 tanda pergantian tahun.

Beberapa saat sebelum jam berganti ke pukul 00.00, semua orang yang berkumpul melakukan hitung mundur. Dan tepat pukul 00.00 yang terjadi adalah lampu towernya malah padam ! Cuma itu saja ! Tidak ada bunyi terompet apalagi kembang api hahaha… Orang2 saling mengucapkan selamat tahun baru dan bubar jalan. Tidak ada keramaian jajanan atau kemeriahan apa pun. Entah karena memang tidak boleh, tidak biasa atau bagaimana. Jadi setelah lewat beberapa menit, kami dan semua keramaian orang sama2 berjalan menjauhi TV tower. Lucu juga, seperti rush hour orang pulang kantor.

Ini mengingatkan kami saat ke Great Britain 2019 : Edinburgh Saat itu ada acara yang namanya The One O’Clock Gun. Tontonan wajib jam 13 di Edinburgh Castle. Semua orang menunggu lama hanya untuk melihat seremony menembakkan meriam tanpa isi. Sekali tembak, udah selesai, orang langsung bubar jalan.

Selain Sapporo TV Tower, tidak ada tanda2 kemeriahan menyambut malam tahun baru di Sapporo. Tidak ada acara tahun baru di hotel atau di tempat lain. Semua orang berkumpul di rumah masing-masing, merayakan bersama keluarga. Makanya banyak toko dan restoran yang tutup malahan di sore hari menjelang tahun baru.

Day 10 : Sapporo – Taiwan (1 Jan 2024)

New Year ! Hari pertama di tahun 2024 dan hari terakhir kami di Sapporo sebelum pulang kembali ke Jakarta. Pagi ini, kami sarapan di hotel. Restorannya tidak terlalu besar tapi menunya cukup banyak. Ada menu jepang dan menu barat. Mayoritas tamu hotel ternyata turis lokal dari berbagai kota lain di Jepang.

Sapporo 1 Januari 2024 pagi hari

Selesai sarapan, kami masih punya waktu untuk jalan kaki mengelilingi kota Sapporo yang cerah pagi ini. Jalanan sangat sepi. Tidak banyak orang berjalan jalan pagi ini, apalagi mobil. Jadi bisa foto2 di tengah jalan, bebas, ga ada kendaraan lewat. Hampir semua toko dan kantor tutup. Tapi kalo minimarket masih buka dari semalam hingga pagi ini.

Kiri atas : boarding pass Hello Kitty, Gambar lainnya : Hokkaido Wagyu

Setelah check out dari hotel, kami memakai JR Rapid Airport menuju Chitose Airport. Saat kami check in Eva Air, kami mendapatkan boarding pass bergambar Hello Kitty. Lucu ya. Saat berangkat dari Indonesia, pesawat Eva Air nya bergambar Hello Kitty, eeh… saat pulang boarding pass nya yang Hello Kitty. Di airport, kami sempat mencoba wagyu Hokkaido di resto Gyubido di dalam terminal. Salah satu makanan enak khas Jepang ya wagyu kan. Maka kami mengakhiri trip Jepang Hokkaido kali ini dengan makanan yang enak dan dagingnya empuk banget ! Puas deh !

Bermalam di Taoyuan International Airport, Taiwan

Kami tiba sekitar jam 7 malam di Taoyuan International Airport. Untuk bermalam, kali ini kami mendapatkan rest area yang baru saja dioperasikan. Terlihat dari plastik yang masih menutupi sebagian besar kursinya. Kursinya reclining seat dan nyaman banget. Sandaran kaki bisa dipanjangkan. Pokoknya enak banget istirahat di sini. Malam ini kami tidur nyenyak dan besok pagi siap2 terbang kembali ke Jakarta.

Beberapa Catatan :

  1. Buat yang mau merasakan salju saat natal dan tahun baru, Hokkaido bisa menjadi salah satu pilihan, terutama jika mengunjungi Niseko Hokkaido Japan part 5: Niseko Ada beberapa aktivitas di atas salju yang bisa dilakukan di sana. Tempat lain di Asia yang pernah Diana kunjungi untuk main salju adalah Harbin-China 2018
  2. Perjalanan mengelilingi tempat2 di Hokkaido relatif mudah karena jalur keretanya tidak serumit di pulau Honshu (Tokyo,Kyoto,Osaka) Japan : March 2014
  3. Kota2 yang kami kunjungi : Sapporo, Otaru, Lake Toya, Hakodate, dan Niseko relatif tidak terlalu besar sehingga bisa dieksplore dengan berjalan kaki di pusat kotanya. Hanya perlu JR Hokkaido pass untuk transportasi antar kota.
  4. Makanan di Hokkaido didominasi oleh seafood dan produk dairy (susu, keju). Banyak makanan Jepang seperti ramen yang dikombinasi dengan keju sehingga cita rasanya menjadi lebih enak.
  5. Walaupun winter, temperatur di Hokkaido bulan Desember cukup bersahabat buat orang tropis seperti kami. Temperatur rata2 sekitar 0 – 5 derajat Celcius. Tidak seperti Harbin yang minusnya double digit.

Cerita sebelumnya ada di : Hokkaido Japan part 5: Niseko

Categories: 2020-2024, ASIA, Japan | Tags: , , , , , | 2 Comments

Post navigation

2 thoughts on “Hokkaido Japan (23 Des 2023-1 Jan 2024) part 6: Sapporo-Taiwan (finished)

  1. Iing

    Pagi Koh Jeff. Koh, saya Iing, mau tny2 lagi soal sapporo ya Koh.

    1)Apa saya bisa mendpt no wa kantor yg jual JR Hokaido Rail Pass di Jkt, yg Koh Jeff beli disana jg? Saya mau beli lwt kantor itu jg. Apakah bisa dikirim via pos kalau ke Solo?

      2) Waktu Koh Jeff tukar pass nya di bdra Chitose, Koh Jeff jg reserved seat buat semua rute2 yg akan dituju ya Koh? Apakah dikenakan biaya reserved seat utk tujuan yg spt Koh Jeff jelajahi itu? Saya berencana itinnya hampir sama dgn pny Koh Jeff.

      3) Wkt di Lake Toya, bayar bus Donan langsung di sopir busnya atau di loket statiun Lake Toya? Jd Koh Jeff tdk beli karti isi ulang spt Kitaca atau Sapica ya Koh?

      Just info, saya dulu wkt ke Maldives jg di resort yg sama dikunjungi Koh Jeff dan Ci Diana di Adaraan Rannalhi, krn saya suka baca blognya Koh Jeff saat traveling. Bisa menjadi acuan jg. Tmksh bantuan infonya Koh. Salam buat Ci Diana.

      • Hi Ling,
        1. Kamu kontak Railworld Pantravel yang di Jkt, nanti bisa dapat no wa cs nya, Saya beli lewat cs tsb dan dikirim pakai ekspedisi ke rumah saya. Lancar dan tidak ada masalah sama sekali
        2. Saya reserved seat ga langsung semua rute di Chitose, tapi ada yang di Sapporo dan kota2 lain, bertahap ok kok. Nanti kasi aja jam dan tujuan kita ke petugasnya di loket. Nanti dia yang buatkan. Kita tinggal cek ulang tiketnya.
        3. Kami bayar langsung ke sopir bus nya, tidak beli kartu isi ulang

        Terima kasih sudah menjadikan blog kami sebagai referensi traveling kamu, happy traveling

    We love your feedback !

    Blog at WordPress.com.