USA part 2 – Las Vegas (Nevada) & Grand Canyon (Arizona) : 25-26 April 2022

Senin, 25 April 2022 (Las Vegas Strip)

Perjalanan ke Las Vegas ditempuh dalam waktu 4 jam 40 menit, padahal harusnya 3-4 jam sudah bisa sampai. Nah ini sudah jelas bahwa kami harus alokasi waktu lebih panjang daripada yang ditampilkan di google maps. Kami ‘buang’ waktu karena isi bensin untuk pertama kali di Boulder City yang ternyata menyimpang jauh dari highway. Kedua, kami istirahat buat makan siang di rest area dan sekalian cari toilet. Kali ini kami makan mie instan yang dibawa dari Indonesia, untuk air panasnya kami ambil dari thermos yang sudah dipersiapkan sebelumnya.

Inilah awal kami menyetir di USA. Jeff menyetir duluan karena masih segar dan sudah belajar duluan soal nyetir dari kemarin di LA. Namun karena perjalanan cukup jauh, di tengah jalan, kami gantian nyetir supaya Diana juga membiasakan diri bawa mobil ini. Jalanannya lurus, mulus dan sepi, gampang biking ngantuk memang.

Perjalanan ke Las Vegas

Sepanjang jalan kering kerontang, gersang, maklum memang ini perjalanan ke arah gurun. Walau begitu kami menikmati perjalanan ini karena eksotis ya menurut kami, punya daya tarik sendiri aja. Bahkan ada tempat namanya Death Valley, dimana suhunya sangat esktrim di sini. Panasnya bisa mencapai 54 derajat celcius loh. Wuih… lumer kali ya kita, haha.. Tadinya kami mau mampir, sayangnya saat bulan April-May itu masih ditutup karena saljunya belum selesai dibersihkan. Jadi baru dibuka saat summer.

Untuk road trip putaran pertama ini, kami dibekali cool box punya family kami untuk dibawa di mobil. Jadi bisa simpan minuman dingin di situ. Mereka tau kalo kali ini kami akan mengunjungi gurun dan tempat2 yg suhunya panas. Wah, terima kasih banyak !

Las Vegas terkenal sebagai kota judi terbesar di dunia. Nomor 2 nya ternyata ada di Asia dan pernah kami kunjungi, yaitu Macau. Bisa lihat di trip Hong Kong, Shenzhen, Macau (2008). Kami menginap di Excalibur Hotel, salah satu hotel dari MGM Grup yang terkenal itu. Ini termasuk murah, lokasinya strategis dan tempatnya menarik, model kastil gitu. MGM Grup punya banyak sekali hotel di area Las Vegas Strip ini. Dari keluar highway ke Excalibur ternyata sangat mudah dan cepat. Tiba di Excalibur Hotel jam 14.00. Parkir tepat di area depan hotel, jadi ga usah masuk gedung parkir.

Catatan : Jika menginap di Las Vegas jangan weekend, karena harganya akan meroket. Begitu weekeday hotel2 ini akan banting harga.

Eksterior Hotel Excalibur yg cantik spt kastil negeri dongeng

Masuk ke resepsionis untuk check-in lumayan jauh, tempatnya ada di tengah2 dan dikelilingi casino. Ternyata reception nya guedeee banget dan pake jalur antrian. Udah kaya di imigrasi deh. Untung pas kami masuk bisa langsung dilayani, pas lagi sepi. Nah, di sini sempat ada insiden, dimana credit card Diana ditolak oleh mesin. Baik pakai cara di-swap (magnetik) maupun dimasukkan (chip), tetap tidak bisa. Padahal Jeff lagi ke mobil untuk ambil barang. Akhirnya petugas diskusi dengan atasannya dan memperbolehkan kami bayar cash dengan meniadakan jaminan kamar. Harusnya ada jaminan kamar senilai USD.50 yang mesti menggunakan credit card. Oke, thank you mam… Buat pembelajaran bahwa ternyata credit card bisa ditolak mesin padahal selama ini ke luar negeri ga masalah.

Resepsionis Hotel ada di tengah2 casino

Catatan : Ternyata kartu kredit keluaran Indonesia, walaupun Visa & Mastercard yang international, tidak bisa digunakan di mesin2 tertentu di Amerika karena membutuhkan zip code USA. Kami mengalami ini di Excalibur Hotel Las Vegas (untungnya di hotel lain ga masalah) dan beberapa mesin SPBU.

Kami booking hotel ini pakai booking.com dimana sudah dicharge untuk biaya kamarnya. Namun untuk resort fee, jaminan kamar dan parkir itu dibayar saat check-in. Parkir di sini bayar USD.15 untuk semalam. Ada hotel lain di Las Vegas yang gratis parkirnya, jadi beda2. Di sini ada 2 tower hotel, yaitu Royal Tower dan Resort Tower yang letaknya ada di 2 sisi berbeda. Kami di Royal Tower, yang menurut review sudah direnovasi, sedangkan Resort Tower lebih tua kamarnya padahal lebih mahal.

Our room, punya view ke airport LV dan Luxor Hotel (bentuk pyramid)

Di Amerika, banyak kamar yang punya 2 queen bed dan harganya sama dengan yang king bed. Jadi bukan 2 twin bed ya. Artinya bisa muat 4 orang dewasa tuh, cocok baget buat keluarga. Termasuk di Excalibur ini, ada 2 bed besar hanya untuk kami berdua… wuiiih asik bener. Cuma di kamar Excalibur ga ada kulkas dan ga dikasi air minum. Amenities kamar mandi sih lengkap, malah dikasi hand sanitizer yang kemasannya bagus. Ternyata memang semua hotel di Amerika yang kami tempati tidak ada yang menyediakan air minum.Padahal air keran juga tidak bagus untuk diminum. Baru tau nih, kirain di Amerika bisa minum tap water. Jadinya harus beli air minum botolan sendiri.

Tidak berlama-lama,kami langsung explore hotel. Di sini ada 4 kolam renang : 3 untuk umum dan 1 untuk VIP (member). Saat kami datang, hanya 1 kolam ukuran kecil yang dibuka sehingga pengunjung membludak di situ, udah kaya cendol nih. Sayang banget, padahal 2 kolam lain luas2 dan bagus banget ! Mungkin baru dibuka semua saat weekend atau saat summer (sekarang hitungannya masih spring), entahlah.

Pool yg luas dan bagus tapi ga bisa dipakai, yg dibuka kaya cendol, hiks.. Ga jadi berenang deh.

Terus kami jalan2 di dalam hotel. Ada kasino di lantai bawah yang kalo siang tidak terlalu ramai oleh pengunjung. Di lantai 2 ada food court dengan beberapa tempat makan seperti Popeyes, Panda (Chinese Food), Starbucks, dll. Lalu beberapa toko souvenir, baju, minimarket, dll. Jadi memang 1 hotel di Las Vegas ini luas banget dan seperti 1 mal sendiri, dimana di dalamnya lengkap ada berbagai tenant.

Kami beli Popeyes untuk makan sore. Ayamnya besar2 dan dikasi saos honey sachet nya, menarik ! Beli take-away saja dan makan di kamar supaya lebih nyaman.

Kami mau jalan2 dulu nih. Sudah ditargetkan keliling jalanan utama Las Vegas dengan jalan kaki dari sore hingga malam. Sangat mudah, karena semua hotel dan toko ada di kanan dan kiri jalan utama Las Vegas Strip ini (South Las Vegas Boulevard), jadi tinggal disusuri saja. Di sepanjang jalan banyak sekali jembatan penyeberangan orang terutama di perempatan2 besar. Positifnya, lebih aman dan lebih cepat karena tidak perlu menunggu lampu hijau untuk menyeberang. Sisi lainnya, lumayan gempor naik turun tangga walaupun ada juga beberapa di antaranya yang berupa escalator.

Suasana sore ini cerah dan hawanya enak, tidak panas. Pas untuk pakai kaos saja, tanpa lapisan penghangat lagi. Suhu di Las Vegas cukup nyaman bagi kami warga tropis, sekitar 25 derajat celcius, jadi ademnya pas. Ini kalo spring yah, kalo summer sih katanya panas banget, hehe..

Hershey Chocolate World & Coca Cola Store

Toko coklat Hershey cukup dekat dengan hotel kami https://hersheyschocolateworldlasvegas.com/ Hershey merupakan salah satu produsen coklat terbesar di dunia yang kantor pusatnya ada di Pennsylvania. Yang di sini tokonya 2 lantai. Di bawah jual produk coklat merk Hershey’s dan juga ada bakery nya – jadi bukan cuma jual coklat tapi berbagai pastry/kue berlumur coklat dan ada juga minuman coklat. Yang di lantai 2 nya merk Reese’s (kami baru tau kalo yang ini). Di sini produk coklatnya komplit dan bikin kalap karena banyak yang baru pertama kali kami lihat, hehehe.. Ada juga patung liberty yang terbuat dari coklat, canggih.

Hershey’s Chocolate World – Las Vegas

Karena coklat luar negeri ini biasanya beda dengan coklat Indonesia, alias lebih mudah lumer, maka kami simpan di cool box pinjaman saja biar aman. Mana masih panjang kan perjalanan road trip kali ini, trus kan di Excalibur Hotel tidak ada kulkas. Jadi cool box yg kami bawa betul2 berguna.

Nah dari situ, kami menyeberang jalan buat ke Coca Cola Store Las Vegas https://us.coca-cola.com/store/stores/las-vegas Pusatnya ada di Atlanta. Ini memang adalah kegemaran Jeff yang suka koleksi botol Coca Cola. Walaupun di toko ini 2 lantai dan banyak sekali merchandisenya, tapi Jeff hanya selektif untuk membeli botol beling khas Las Vegas yang ga ada di tempat lain.

Jeff’s favorite… Coca Cola

Di sepanjang jalanan ini, di kanan kiri banyak sekali hotel mewah dan besar. Bentuknya gedungnya menarik. Ada yg kaya menara eiffel, ada yang bentuk istana, ada yg kaya sphinx, macem2 deh. Kita boleh loh masuk untuk lihat2 dan foto2 di lobbynya yang memang juga bagus interiornya. Di sini juga ada Hell’s Kitchen, restaurant nya Gordon Ramsay, salah satu juri Master Chef USA yang terkenal itu.

Fantastic Las Vegas !

Di Las Vegas ada 2 atraksi gratis dimana turis bisa dengan bebas nonton karena memang letaknya tepat di pinggir jalan. Yang pertama adalah Bellagio Fountain yang adanya di depan hotel Bellagio. Ini adalah musical fountain, permainan air mancur yang diiringi lagu. Videonya bisa lihat di IG : jeffdandiana. Nah, disarankan untuk masuk juga ke hotel Bellagio ini karena dekorasi lobby nya terkenal sangat bagus dan berganti2 tiap musim. Sayang, kami baru tau ini setelah pulang dari Las Vegas, jadi ga sempat masuk.

Yang kedua adalah The Volcano, di depan hotel Mirage. Semuanya ada di sebelah kiri jalan kalo jalan dari Excalibur (yang juga ada di kiri jalan). Ini atraksi yang menggambarkan letusan gunung berapi, jadi show nya banyak menggunakan semburan api dikombinasikan dengan musik. Kalo nonton di depannya langsung, hawa panas apinya terasa sampai ke tubuh kita loh.

Lengkap deh, ada atraksi air dan atraksi api di sini. Dingin dan panas. Kalo diterusin bisa sampai ke Strat Hotel yg memiliki Skypod, the tallest freestanding obsevation tower di Amerika. Di tower paling atas itu ada restoran, bar, dan tempat permainan yg menantang adrenalin di ketinggian. Naiknya gratis kalo nginep di hotelnya, kalo engga ya bayar. Tadinya kami mau nginep di sini, tapi karena lokasinya jauh dari pusat keramaian, ga jadi deh. Kali ini juga kami ga mampir karena kalo jalan kaki masih jauh banget dari Mirage Hotel.

Berbagai atraksi menarik di Las Vegas

Kami nyebrang saja ke Hotel Venetian untuk mengarah pulang lagi ke hotel Excalibur lewat sisi kanan jalan yg belum kami lewati. Hotel Venetian ini persis seperti waktu kami ke Macau (2008) ada langit2 yang dilukis awan seolah2 langit biru dan ada kanal2 seperti di Venezia dengan gondola serta pendayungnya yang bisa menyanyi. Bisa baca perjalanan sehari kami di Venice tahun 2012.

Saat jalan kembali ke arah hotel, kami sempat nonton kembali The Volcano yang jam 22.00 tapi kali ini dari seberang jalan. Kelihatan juga sih, cuma sensasinya lebih kena kalo nonton pas di depannya memang. Kami juga sempat masuk ke area LINQ Promenade, tempat toko2 open air. Nah salah satu yang kami kunjungi adalah Ghrirardelli Las Vegas. Ini toko coklat khas California. Pertama kali didirikan tahun 1852 di San Francisco. Di sini dijual coklat2 merk Ghirardelli dan juga minuman dari coklat.

Kemeriahan di LINQ Promenade… seru !

Kami beli minuman Frozen Hot Cocoa karena penasaran gimana caranya menyatukan frozen dan hot coklat ? Ternyata yang muncul adalah minuman coklat kaya es serut dingin. Dimana hot nya ya ? Ga jelas, mungkin tadinya hot terus di-frozen ? Entahlah, yang penting enak bangeeeet !

Sepanjang jalan2 di Las Vegas, ada banyak cewe berbaju seksi seperti di show kabaret, mengajak orang berfoto bersama mereka dan bayar. Biasanya mereka berdua-berdua grup nya. Ada juga pasangan cowo berotot yang cukup berani untuk menawarkan diri menggendong para turis untuk berfoto. Seru sih liatinnya, haha.. Di hotel2 Las Vegas juga banyak shownya seperti Cirque du Soleil yg terkenal itu, pertunjukan konser musik (BTS pernah manggung di LV), berbagai drama musical, dll. Banyak orang ke Las Vegas beberapa kali untuk nonton show dan bukan untuk berjudi.

Our hotel @ night

Akhirnya kami tiba di hotel hampir jam 11 malam. Sepanjang jalan semakin malam memang semakin meriah suasananya. Turis juga makin ramai. Kasino hotel di lantai bawah sekarang sudah ramai oleh para tamu yang main kasino. Kalo kami sih pilih tidur saja. Besok pagi kami sudah harus berangkat lagi ke kota selanjutnya. Good night !

Selasa, 26 April 2022 (Kingman, Grand Canyon, Page)

Hari ini, kami mau nyetir sangat jauh dengan tujuan Kingman, Grand Canyon dan akan bermalam di kota Page. Kartu kamar tidak perlu dikembalikan ke resepsionis namun digunakan untuk tap keluar parkiran supaya tidak bayar lagi (kan sudah dibayar pas check-in). Sebelum jam 8, kami sudah bergegas ke luar kota Las Vegas, ternyata lumayan macet juga di dalam kotanya. Untungnya bisa pakai jalur carpool paling kiri. Yang belum tau jalur carpool bisa baca tulisan kami soal aturan nyetir di Amerika ya. Makin menuju highway dan menjauhi kota, semakin lancar perjalananannya.

Di tengah jalan ada bendungan danau Mead yg menyegarkan di tengah ketandusan

Di tengah perjalanan, sempat ada tanda yang menunjukkan area stop untuk turis. Ternyata anjungan untuk bisa lihat Lake Mead. Asik juga ya.. kami bisa refreshing sejenak liat view pemandangan bagus.

Lanjut ke kota Kingman, salah satu kota yang masuk dalam Route 66 yang terkenal itu dan kebetulan bisa kami lewati menuju Grand Canyon. Di sini ada Museum Route 66, di lantai 2 gedung Kingman Visitor Center. Sementara di lantai satu ada toko souvenir.

Kami beli bekal lunch di seberangnya, yaitu di Mr D’z Route 66 Diner. Bentuk restoran dan suasananya mirip yang ada di film2 Hollywood jadul. Sebetulnya enakan makan langsung sih, tapi kami pilih take away untuk makan di mobil karena waktu yg terbatas dan perjalanan ke Grand Canyon masih jauh.

Beli bekal lunch di Mr.D’z

Sekarang kami lanjut aja secepatnya ke Grand Canyon South Rim. Akhirnya jam 14.00 lebih kami tiba di Visitor Centre Grand Canyon. Kirain ini sudah sampai di Grand Canyon nya, ternyata ini cuma tempat jual souvenir dan nonton bioskop IMAX yg memutar film ttg The Hidden Secrets of Grand Canyon. Ya sudahlah, kagok.. kita nonton saja filmnya. Tiket masuknya per orang USD.12,5 + tax = USD.27,23 untuk berdua. Durasi film sekitar 45 menit. Nah, ini ternyata tidak diperhitungkan di awal dan menjadi sumber telatnya kami mencapai tujuan selanjutnya.

Dari Visitor Centre ke gerbang Grand Canyon South Rim masih butuh waktu lagi. Bayar masuk per mobil USD.35 dan hanya bisa bayar pakai kartu kredit. Tiket masuk Grand Canyon sama seperti semua national park di USA yang berlaku untuk 7 hari ke depan. Jadi pengunjung bisa bolak balik masuk sampai seminggu ke depan.

Banyak tupai lucu di Grand Canyon

Area Grand Canyon South Rim ini amat sangat luaaaaas. Biasanya kalo turis hanya mengunjungi bagian yang paling dekat dari parkiran saja. Namun sebetulnya masih banyak tempat lain yang bisa dikunjungi, baik dengan hiking (jalan kaki) maupun naik bus yang sudah disediakan. Artinya butuh waktu beberapa hari memang untuk bisa menikmati keseluruhan tempat ini.

Grand Canyon yang luaaaaas banget

Di bagian bawah dari canyon sebetulnya terdapat sungai yang ga kelihatan dari atas, kami juga taunya karena nonton film di bioskop tadi. Jujur, kalo lihat foto2 Grand Canyon sptnya biasa aja ya, batu2 aja gitu. Tapi kalo datang sendiri memang berbeda. Foto tidak bisa meng-capture pemandangan 360 derajat, dengan kedalaman dan keluasan Grand Canyon itu. Luar biasa memang bumi yang diciptakan Tuhan ini, hanya bisa dinikmati dengan mata ciptaan Tuhan juga.

Ada beberapa anjungan dengan pagar2 pengaman untuk foto2. Sayang, waktu kami datang, sudah terlalu sore. Jadi kami pun tidak bisa menjelajah lebih jauh lagi. Masih butuh waktu 3 jam lagi nih untuk sampai ke Page, padahal sekarang sudah jam 16.30 sore. Matahari tertutup awan dan kalo mau nunggu sunset di musim spring gini, berarti harus nunggu jam 7-8 malam baru sunset tuh. Ga mungkin banget.

Grand Canyon yang sayangnya ga bisa kami explore lebih jauh

Dari Grand Canyon ke arah Page ternyata tidak perlu keluar gerbang tempat kami masuk tadi, melainkan langsung belok dan mengarah ke gerbang yang lain. Astaga… rupanya diarahkan ke gerbang east (bukan south) yang jaraknya jauuuuh banget. Di perjalanan menuju gerbang east, pemandangan Grand Canyon terlihat sungguh luar biasa… betul2 luas sekali areanya dan canyon nya itu banyak ya. Kami sempat berhenti beberapa kali di tempat2 yang memang disediakan untuk stop.

Keluar gerbang east, pemandangannya juga spektakuler. Ada banyak gunung batu yang ada gradasi warnanya jadi kaya kue lapis. Semua kami lihat dari dalam mobil jadi susah fotonya. Memang harus dilihat mata sih bagusnya, karena luasnya itu loh… beneran kita nyetir itu di tengah2 gurun pasir gersang namun banyak pegunungan gitu.

Karena bensin sudah setengah tangki, kami coba beli bensin namun ternyata hanya bisa pakai credit card di pom bensin dan seperti sebelumnya, yang model begini card kami pasti ditolak. Yaa, ga bisa beli bensin nih. Mana ga ada lagi pom bensin dekat2 sini. Ya sudah, coba lanjut jalan terus saja deh, mestinya masih cukup untuk sampai Page. Akhirnya setelah nyetir cukup jauh, ada lagi pom bensin lain yang bisa bayar manual. Walau tidak terkenal namanya, tapi ga papa lah.. isi bensin dulu di sini sekalian cari toilet.

Perjalanan ke Page cukup sepi dan jarang ketemu mobil. Begitu jam 7 malam, langsung gelap banget ini jalanan. Tidak ada lampu jalan sama sekali. Sinyal HP juga sudah ga ada. Kami ga bisa lagi mengandalkan google maps. Untung jalan besarnya cuma 1 jadi ikutin jalan saja. Harus hati2 nih karena beneran gelap gulita dan sepi. Baru kali ini berasa nyetir deg-deg an banget karena kondisi sekitar yang gelap gulita dan ga ada sinyal hp. Kalo ada persimpangan, coba lihat petunjuk jalan yang ada. Masih ada beberapa scenic point sebetulnya yang kami lewati, dimana turis bisa stop untuk melihat keindahan alam. Sayang karena sudah gelap, kami lewati semuanya itu.

Akhirnya sampai juga di kota Page yang cukup terang, lega deh. Hotel kami masih agak masuk lagi karena dekat Lake Powell, namanya Rodeway Inn at Lake Powell. Rodeway Inn masuk dalam Choice Hotel, salah satu jaringan hotel besar yang tersebar di Amerika Serikat dan Canada. Akhirnya sampai di resepsionis hotel jam 8 malam. Kalo sampainya sore masih terang, kami sebetulnya mau mampir ke Lake Powell, namun di jalan saja sudah gelap dan cape juga nyetir seharian ya. Jadi kami mau langsung mandi dan istirahat saja deh, sudah teler nih.

Bersambung ke part 3 : Horseshoe Bend, Antelope Canyon X, Downtown Las Vegas, dan Disney LA

Kisah sebelumnya bisa baca di trip USA part 1 – Los Angeles

Categories: 2020-2024, AMERICA, USA | Tags: , , , , , , , , | Leave a comment

Post navigation

We love your feedback !

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: