Jurnal Perjalanan Pasangan Traveling (Jeff & Diana)
selama 10 tahun (May 2004 – May 2014) di 15 negara dan 50+ kota
Jurnal Perjalanan Pasangan Traveling (Jeff & Diana)
selama 10 tahun (May 2004 – May 2014) di 15 negara dan 50+ kota
Prolog
Kami sudah beberapa kali singgah ke Singapore, baik sebagai destinasi traveling maupun hanya transit di Changi airport. Tapi kali ini agak berbeda.
Day 9 : Last day in Tokyo
Setiap traveling, pasti ada rasa sedih ketika hari terakhir tiba. Jadi kami selalu menikmati moment2 terakhir ini dengan cukup santai. Agenda hari ini hanya pergi ke gereja. Ya, karena ini hari Minggu dan kami sangat senang untuk bisa menghadiri persekutuan orang Kristen yang ada di berbagai belahan dunia dan beribadah bersama-sama.
Hari ini bangun agak siangan.. jam 8. Beres2 koper dan siap2 berangkat karena mau ikut kebaktian di gereja jam 11. Itu pun lokasi gerejanya kami kan masih harus cari2. Jam 8.30 kami check-out, tapi masih titip koper di ryokan. Nanti pas mau ke airport siang baru dibawa. Tuh kan.. ternyata hari ini hujan, sesuai ramalan cuaca. Continue reading
Day 7 : Disneysea
Kami pergi dari ryokan pk. 6.30 dan tiba di Disneysea pk.07.15. Untuk ke disney, silakan menuju station Maihama. Untuk mencapai Maihama harus naik JR train. Kalo naik metro (seperti kami), maka berhenti di station Shin-kiba dan sambung dengan JR train ke Maihama.
Sebetulnya dari Maihama ke Disney ada monorail khusus Disney. Tapi kami sarankan lebih baik jalan kaki saja. Selain mahal untuk rute sependek itu, dengan jalan kaki kita bisa menikmati suasana asri sepanjang jalan.
Setelah 10 menit berjalan kaki, kita sudah bisa melihat gunung yang menjulang di kejauhan. Ya, kalo disneyland kan icon di pusatnya adalah kastil Cinderella. Nah, kalo disneysea icon di pusatnya adalah volcano / gunung berapi. Continue reading
Day 4 : Arashiyama & Love Hotel
Pagi ini kami check-out hotel dan akan pindah ke Kyoto menggunakan bullet train Jepang, yaitu Shinkansen. Bye Osaka…
Sebetulnya karena kami pegang Kansai Thru Pass bisa ke Kyoto gratis (include harga pass) seperti kemarin pas ke Fushimi Inari. Tetapi karena ingin merasakan “sensasi” naik kereta api yang super cepat itu, makanya kami beli tiket lagi untuk Shinkansen ini. Pilih yang paling cepat, yaitu Nozomi. Bahkan pengguna JR pass saja tidak bisa naik kereta ini, mereka hanya bisa menggunakan Hikari yang no.2 tercepat. Continue reading
Day 2 : Osaka-Kyoto-Osaka
Pagi-pagi kami sudah menuju kereta yang akan membawa kami ke pusat kota Osaka (Airport ini adanya di pulau pinggiran Osaka). Jadi ceritanya kami akan taro koper dulu di hotel, baru kemudian jalan-jalan. Agenda hari ini adalah Osaka Castle, lalu lanjut ke Kyoto untuk melihat Fushimi Inari dan Higashiyama area. Continue reading
Prolog
Sebetulnya kami belum ada rencana ke Jepang, tetapi gara2 ada promo SQ (Singapore Airlines) yang notabene pesawat mahal dan biasanya tidak terjangkau kantong, jadilah kami tergoda untuk mengubah destinasi. Dari beberapa destinasi promo SQ ini, Jepang adalah yang cukup menarik dan belum pernah kami kunjungi. Untuk rute Jakarta-Osaka dan Tokyo-Jakarta, saat high season (musim sakura), pesawat kualitas SQ, bisa didapatkan dengan harga USD.575/pax (nett). Jika visa tidak approve, maka uang bisa dikembalikan. Wow… penawaran yang amat sangat menarik !! Memang bukan harga promo budget airlines, tetapi dengan semua fasilitas yang didapatkan… hm.. kami ingin juga dong menikmati penerbangan mewah dengan harga yang reasonable 😛 Continue reading
Day 16 : Amsterdam
Jam 9 pagi, train kami tiba di Central Stationnya Amsterdam. Oya, harga tiketnya € 29 / pax. Ini harga paling murah karena kami book 3 bulan sebelumnya melalui website.
Rencananya kami akan menghabiskan waktu seharian di kota ini hingga sore sebelum kembali ke Delft. Agar tidak membebani perjalanan kami, setibanya di station kami mencari locker agar bisa menitipkan barang2 bawaan kami. Masalah timbul karena ternyata locker di sini hanya terima card, tidak terima uang cash. Kami coba pake credit card tapi ditolak, entah kenapa.. Mungkin karena di sini credit card nya harus slide sendiri, jadi kami yang ga biasa. Akhirnya baru berhasil setelah pake kartu debit salah satu bank terkenal di Indonesia. Hebat juga ! Continue reading