ASIA

Harbin-China : 29 Dec 2018 – 4 Jan 2019 (part 2 – Volga Manor & Harbin Ice-Snow Festival)

Lanjutan Day 3 : Jilin-Volga Manor (New Year’s Eve)

Hampir jam 3 siang, kami pun tiba di Volga Manor. Ini resort yang bergaya Rusia, terlihat dari model bangunan2nya dan juga ada show oleh penari Rusia di sini. Sebetulnya Volga Manor ini sudah termasuk area Harbin, tapi masih di pinggirannya. Malam ini kami menginap di resort ini, jadi kami diminta untuk check-in dan taro koper di kamar terlebih dahulu, baru kemudian berkumpul lagi di lobby hotel untuk lanjut main seluncuran salju. Wah, sepertinya asik nih.

Kawasan Volga Manor yang cantik

Continue reading

Categories: 2015-2019, ASIA, China | Tags: , , , , , , , , | 2 Comments

Harbin-China : 29 Dec 2018 – 4 Jan 2019 (part 1 – Changchun & Jilin)

PERHATIAN : 

1. Trip ini dilakukan oleh Diana dengan orangtuanya, menggunakan paket tour dari travel agent di Jakarta. Oleh karena itu tidak banyak informasi harga yang bisa diberikan karena semua sudah termasuk biaya yang dibayarkan kepada travel agent. Juga mengenai detail lokasi, transport dan perjalanan pun tidak bisa banyak diceritakan karena semua sudah diatur oleh pihak travel agent. Walaupun mungkin tidak bisa terlalu detail, namun trip ini tetap dituliskan di blog supaya bisa menjadi referensi bagi pembaca yang berniat pergi ke Harbin saat winter.

2. Kali ini Jeff tidak ikut pergi. Pertanyaan pertama yang pasti ditanyakan semua orang, mengapa Jeff tidak ikut pergi? Iya, ini pertama kalinya Diana pergi traveling luar negri tidak bersama Jeff sejak menikah 14 tahun yang lalu. Jadi ceritanya begini. Jeff & Diana selalu mencari tempat2 yang ingin dikunjungi bersama, jika hanya salah satu yang ingin pergi, sedangkan yang satunya tidak mau, maka destinasi itu akan dikesampingkan dahulu.

Nah, Harbin adalah salah satu destinasi yang ingin dikunjungi oleh Diana dan tidak ingin dikunjungi oleh Jeff. Alasannya sederhana, Diana ingin pergi ke Harbin pastinya saat winter untuk melihat pameran pahatan es dan salju terbesar di dunia yang diselenggarakan di Harbin. Sedangkan Jeff tidak mau kedinginan mengingat suhu winter di Harbin tergolong ekstrim, yaitu berkisar minus 15 hingga minus 20 derajat. Huaaa… membayangkannya saja Jeff sudah beku, haha..  Karena itulah Harbin belum menjadi destinasi yang kami pikirkan.

Namun ternyata orangtua Diana yang biasanya memang senang traveling dengan mengikuti paket tour, berminat untuk pergi ke Harbin pada akhir tahun 2018. Kebetulan juga Jeff & Diana belum ada rencana pasti untuk mengisi liburan akhir tahun. Setelah diskusi, akhirnya disepakati bahwa untuk liburan akhir tahun Diana akan ikut ortunya ke Harbin dan mama Jeff akan menemani Jeff di rumah. Win-win solution, semua punya quality time bersama ortu masing-masing. Diana senang bisa pergi ke Harbin, Jeff pun senang tidak usah tersiksa menemani Diana ke Harbin. Jadi trip ini adalah keputusan cukup mendadak, tidak ada dalam rencana jangka panjang Jeff & Diana.

Continue reading

Categories: 2015-2019, ASIA, China | Tags: , , , , , , , , , | 1 Comment

Perlengkapan Winter untuk Suhu Minus Ekstrim di Harbin-China

Kali ini Diana mau sharing pengalaman nya dalam menghadapi musim dingin di Harbin dengan suhu minus (subzero) yang ekstrim sampai double digit, yaitu sekitar minus 20 derajat celcius. Brrr… Lebih dingin dari freezer. Katanya jika lagi “parah”, dingin nya bisa sampai minus 38. Waduh, ga kebayang !

Yang nulis postingan ini cuma Diana sendiri, karena Jeff memang ga ikut mengalami suhu minus ini. Soal kenapa Jeff ga ikutan, ceritanya nanti di postingan berikutnya saja ya. Postingan ini khusus membahas masalah perlengkapan “perang” untuk winter.

Jadi kota Harbin di China itu memang terkenal dengan suhu musim dingin yang ekstrim. Tidak semua winter sebetulnya bersuhu minus. Contohnya Shanghai-China dan Tokyo-Jepang saat winter paling berkisar di 1-10 derajat celcius. Tidak bersuhu minus. Kalo mau cari suhu minus biasanya di kota atau dataran yang lebih tinggi, ski resort, dsb. Seoul-Korea saat winter kadang bisa mencapai suhu minus 5 dan Beijing-China bisa mencapai suhu minus 8, tapi tidak sampai double digit, alias tidak lebih dingin dari minus 10 derajat.  Continue reading

Categories: 2015-2019, Artikel, ASIA, China, Other | Tags: , , , , | 3 Comments

Makassar (Ujung Pandang) : 17-18 Agustus 2018

Karena ada libur 17 Agustus hari Jumat, tapi hari Minggu nya kami ada sudah ada jadwal lain, jadilah kami mencoba memanfaatkan kesempatan yang ada. Berangkat jumat subuh dan kembali sabtu malam. Lumayan dapat 2 hari. Tujuan kali ini adalah Makassar atau Ujung Pandang, karena kami belum pernah ke tempat ini dan ingin tahu ada apa saja ya di tempat tersebut ?

Hari Pertama

Pergi dengan maskapai Batik Air, masih satu grup dengan Lion Air, namun lebih bagus. Penerbangan ini membawa juga penumpang yang akan melanjutkan perjalanan ke Sorong, Ambon, Palu, dan kota2 lain. Makassar memang menjadi hub untuk penerbangan di  daerah Indonesia Timur. Ada 12 seat untuk Business Class (dapat welcome drink dan handuk hangat). Tapi yang economy class seperti kami pun dapat fasilitas yang bikin surprise, yaitu dapat sarapan. Bisa memilih antara nasi kuning atau bihun goreng. Minumannya air mineral yang dituang ke gelas plastik (bukan gelas mineral water). Yang kedua adalah layar TV di depan kami untuk fasilitas entertainment. Untuk domestik, rasanya hanya maskapai Garuda yang menyediakan layar TV seperti ini. Ada berbagai film, musik, keren lah. Hanya saja tidak disediakan fasilitas ear phone. Jadi penumpang harus bawa sendiri atau silakan lihat film bisu, lumayan daripada ga ada, hehe.. Continue reading

Categories: 2015-2019, ASIA, INDONESIA, Sulawesi | Tags: , , , , , , , , | Leave a comment

Batu-Malang : 29 May-3 Juni 2018 (part 4)

Day 4 – Malang

Setelah sarapan, beres2, dan santai2 sejenak, kami naik grab menuju Malang. Tujuannya adalah check-in dulu ke hotel Ibis Styles Malang. Karena datang sebelum waktu check-in, jadilah kami titip koper dulu di resepsionis dan kemudian cari makan siang dulu di sekitar hotel.

Kami jalan menyusur ke sebelah kiri hotel. Nanti di seberang ada pizza hut, ada Hot Cui Mie dan ada Bakso Kota Cak Man. Kami pilih makan cui mie saja yang memang khas Malang. Ternyata mie nya memang enak, lembut dan kenyal seperti mie bandung. Ada yamien manis juga di sini. Untuk yang hot cui mie nya berarti pake saos pedas, sedangkan yang ga suka pedas bisa pesan non hot cui mie yang pake saos asam manis. Semuanya disajikan dengan pangsit goreng. Untuk menu cui mie, pangsit goreng yang lebar disusun menjadi mangkok dari mie nya. Jadi tag line mereka : mangkok nya pun bisa dimakan. Sip deh.

Kembali ke hotel, masih jam 1. Waktu check-in sebetulnya jam 2 siang, tapi kami coba saja tanya. Ternyata sudah siap kamarnya dan kami bisa masuk. Horee.. Tiba di kamar disambut handuk berbentuk gajah yang diletakkan di ranjang. Nice ! Ada lagi kejutan lain, ternyata disediakan guling di sini. Umumnya hotel2 tuh ga pernah ada guling, hanya bantal saja. Baru kali ini kami ketemu guling di hotel. Great ! Continue reading

Categories: 2015-2019, ASIA, INDONESIA, Java, Jawa Timur | Tags: , , , , , , , | 2 Comments

Batu-Malang : 29 May-3 Juni 2018 (part 3)

Day 3

Natural Spring Water

Hari ini acaranya mulai agak siang, karena museum angkut baru buka jam 12 siang dan perkiraan waktu di museum tubuh sekitar 1 jam. Jadi kami punya waktu santai di hotel sampai jam 10-an lah. Setelah sarapan, kali ini kami mau berenang. Beberapa kolam renang yang ada sangat menggoda untuk dinikmati. Segar sih airnya, natural spring, tanpa kaporit. Cuma ya itu.. airnya dingin banget di udara yang dingin pula. Sibuk cari matahari deh buat menghangatkan tubuh.

Pertama coba nyebur di kolam bawah. Berasa di kolam yang natural, karena semuanya dibuat dari batu alam. Berenang di bawah pepohonan sambil ditemani gemericik air dari sekitar bikin rileks banget. Selain kolam dewasa, ada juga kolam anak yang terpisah. Lalu ada kolam refleksi yang bagian bawahnya banyak batu bulat. Jeff aja yang coba berjalan di situ, airnya dangkal, jadi memang untuk berjalan saja kira2 selutut airnya. Bukan untuk berenang yah.

Puas di situ, kami pindah ke kolam renang yang biru di bagian atas. Nah, di sini lebih hangat mataharinya karena tidak tertutup pohon. Lebih berasa kaya di swimming pool yang makin lama makin dalam sampai 1,80 meter. Puas deh main air di semua model kolam di hotel ini. Sekarang sudah fresh, saatnya pesan grab untuk menuju tempat wisata. Continue reading

Categories: 2015-2019, ASIA, INDONESIA, Java, Jawa Timur | Tags: , , , , , , , | Leave a comment

Batu-Malang : 29 May-3 Juni 2018 (part 2)

lanjutan Day 2 …

Setelah menghabiskan waktu di Eco Green Park, kami segera menuju Jatim Park 2 dengan berjalan kaki. Icon Jatim Park 2 adalah Pohon Inn, hotel berbentuk pohon yang berada di tengah2 antara Museum Satwa dan Batu Secret Zoo.

Pohon Inn

Kami memutuskan makan siang dulu di halaman depan Jatim Park 2. Menurut panduan, waktu yang dihabiskan rata2 orang di museum satwa adalah 1 jam dan di zoo adalah 4 jam. Jadi kami memutuskan masuk ke museum satwa lebih dahulu, baru kemudian menghabiskan waktu di zoo hingga zoo nya tutup.  Continue reading

Categories: 2015-2019, ASIA, INDONESIA, Java, Jawa Timur | Tags: , , , , , , , | 1 Comment

Batu-Malang : 29 May-3 Juni 2018 (part 1)

Prolog

Sudah lama kami mendengar tentang majunya pariwisata di kota Batu-Malang. Sudah lama juga ingin ke sana, tapi belum ada waktu yang pas. Nah, kali ini ada 2 hari libur nasional sehingga menciptakan hari kerja kejepit. Bersamaan dengan bulan puasa juga, jadi harusnya ga rame. Pas bulan di musim kemarau juga, semoga tidak ketemu hujan. Berdekatan juga dengan ulang tahun pernikahan kami yang ke-14. Naaa… pas banget deh ! Cuti 2 hari dapat 6 hari untuk jalan2.

Day 1 

Harusnya kami naik Lion pk.06.15. Ternyata dua hari sebelum berangkat, kami dapat sms bahwa pesawat kami dialihkan menjadi pk.10.40. Kesal juga awalnya, tapi ya mau gimana lagi. Masih mendingan dapat pemberitahuan dulu daripada nunggu di airport kan. Jadilah kami mengubah jadwal penjemputan mobil di bandara Malang. Yang awalnya pk.08.00 pagi menjadi pk.12 siang. Akhirnya pun seperti biasa Lion itu delay, jadi baru sampai hampir jam 1 siang.  Continue reading

Categories: 2015-2019, ASIA, INDONESIA, Java, Jawa Timur | Tags: , , , , , , , , | Leave a comment

Semarang : 16-18 Februari 2018 (part-2)

                                           Day 2

Rencananya pagi ini kami mau breakfast di hotel karena sudah termasuk harga yang kami bayarkan. Kami turun jam 06.30. Sampai di restoran, sudah penuh sekali dengan orang antri sampai makanannya tidak terlihat. Ternyata ada rombongan yang mau check out dan makan pagi dulu. Jumlahnya sekitar 100 orang memadati ruang makan kapasitas 50 orang. Kebayang kan kacaunya ?!

Akhirnya kami memutuskan untuk sarapan di luar hotel saja. Nanti jika pulang sebelum jam 10.00, kami masih bisa breakfast di hotel. Sarapan bubur ayam saja yuuuk, di daerah Simpang Lima. Katanya cukup terkenal dengan para pedagang buburnya di pagi hari. Pesan grab, eh ternyata drivernya punya langgangan bubur di Simpang Lima yang katanya enak. Ya udah, kami ikutan minta ditunjukkan saja. Soalnya yg jualan bubur kan banyak tuh di Jalan Erlangga, dekat kampus Undip.

Bubur ayam SImpang Lima

Continue reading

Categories: 2015-2019, ASIA, INDONESIA, Java, Jawa Tengah | Tags: , , , , , | 3 Comments

Semarang : 16-18 Februari 2018 (part 1)

Prolog

Kali ini ada liburan long weekend, dimana Jumat adalah hari raya Imlek atau tahun baru China. Kesempatan untuk jalan2 lagi nih. Kami pun memilih kota Semarang sebagai destinasi liburan kali ini, karena kota ini terkenal dengan semarak dan kemeriahannya saat perayaan imlek berlangsung. Jadi ingin tahu, seperti apa sih keramaian di sana. Diana hanya pernah 1 kali ke Semarang, yaitu saat tugas kantor tahun 2001. Wow, 17 years ago. Sedangkan Jeff malah sama sekali belum pernah mengunjungi Semarang. Sip, mari kita menjelajah Semarang.

Tiket pesawat Jkt-Semarang menggunakan Citilink seharga 590 ribu per org. Kami pilih ini karena merupakan penerbangan paling pagi dari Jkt. Bisa sampai Semarang pukul 6 pagi, jadi puas ! Tiket pesawat Semarang-Jkt menggunakan Lion Air seharga 575 rb per org. Semuanya sudah termasuk bagasi 20 kg per org, cuma kami tidak gunakan sama sekali. Kami hanya bawa 1 koper kabin dan 1 ransel saja biar ringkas. Continue reading

Categories: 2015-2019, ASIA, INDONESIA, Java, Jawa Tengah | Tags: , , , , , | 3 Comments

Blog at WordPress.com.